Bahas Persoalan Banjir, Kesehatan dan Pendidikan, Komisi III DPRD Balikpapan Bersama Bappeda Gelar RDP

- Jurnalis

Senin, 18 Januari 2021 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, pamungkasnwes.id – Komisi III DPRD Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan diruang Komisi III DPRD Balikpapan, Senin, 18/1/2021.

RDP membahas Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan yang akan dilaksanakan oleh Walikota terpilih selama lima tahun kedepan.

Sekretaris Komisi III DPRD Balikpapan, Ali Munsjir Halim menuturkan, RDP dengan Bappeda tersebut membahas terkait tentang perencanaan tahun berjalan, perencanaan tahun yang akan datang, dan perencanaan untuk lima tahun berikutnya.

“Saat ini Bappeda atau pihak Pemerintah Kota sudah mulai menyusun perencanaan Tenokrat, yakni menyangkut RPJMD Walikota terpilih. Yang disampaikan ke Komisi III memang tidak secara rinci, hanya saja garis besarnya yang masuk prioritas utama yang disampaikan”, tutur Ali Munsir Halim saat dikonfirmasi awak media usai RDP dengan Bappeda.

Kepala Bappeda Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo

Tiga prioritas yang masuk dalam RPJMD itu, kata Ali Munsir, terkait masalah pendidikan, jaminan kesehatan gratis, dan penanggulangan banjir.

“Tiga poin itu masuk prioritas, tentunya dalam visi misi dari Walikota terpilih sewaktu kampanye, itu akan berjalan mulai tahun 2022 nanti. Karena untuk tahun 2021 RPJMD nya belum masuk”, terangnya.

Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, visi misi Walikota terpilih yang menjadi prioritas itu nantinya akan disesuaikan, yang kemudian akan disepakati bersama dan akan di padukan dengan perencanaan-perencanaan yang sudah ada.

Baca Juga :  Fraksi DPRD Balikpapan Mantapkan Arah Pembangunan, PKS–PPP Titip Catatan Penting untuk APBD 2026

Terkait dengan masalah pendidikan, kata Ali Munsjir, sesuai visi misi saat kampanye Walikota terpilih. Yakni akan mengratiskan peralatan sekolah siswa mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kemudian masalah penanggulangan banjir, Ali Munsjir menyebut, selama lima tahun terkhir penanganan banjir baru mencapai 60-70 persen. Karena terkendala persoalan pembebasan lahan seperti yang terjadi di Sungai Ampal.

“Kita sama-sama tahu untuk pembebasan lahan penanganan di Sungai Ampal dalam setiap tahun dananya selalu hangus, dan selalu di anggarkan kembali di tahun berikutnya. Mudah-mudahan ditahun ini sudah bisa klir”, terangnya.

Lanjut Ali Munsjir, kendati hingga saat pembebasan lahan tersebut belum selesai, selanjutnya akan masuk dalam RPJMD Walikota terpilih dalam lima tahun kedepan.

“Selama ini masalah penanggulangan banjir terkendala di pembebasan lahan, di Sungai Ampal itu sudah tiga kali di anggarkan, tapi gagal terus. Karena pembebasan itu tergantung dengan masyarakatnya, saat ini untuk anggaran pembebasan lahan Sungai Ampal sudah di titip di Pengadilan Negeri. Tinggal pelaksanaannya, tinggal melanjutkan dari RPJMD sebelumnya”, ungkap Ali Munsjir

Baca Juga :  Puryadi Desak Pemkot Lebih Serius Atasi Banjir

Sementara itu, Kepala Bappeda Agus Budi Prasetyo mengatakan, RDP bersama Komisi III merupakan bentuk evaluasi terhadap kegiatan sebelumnya, untuk menjadi perhatian untuk penyusunan di perencanaan kegiatan dalam RPJMD yang akan datang.

“Ada tiga prioritas dalam RPJMD mendatang, diantaranya masalah pendidikan, kesehatan, masalah banjir. Tadi banyak diberikan masukan oleh Komisi III”, katanya.

Agus Budi Prasetyo mengatakan, terkait masalah pendidikan pihaknya dengan Komisi III membahas masalah penambahan Ruang Belajar (Rumbel), dan paket seragam gratis bagi siswa.

Tekait masalah kesehatan, pihaknya juga menyampaikan, persoalan penanganan Covid-19 juga menjadi prioritas pemerintah kedepan, termasuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta bantuan bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Untuk kegiatan fisik, banyak terkait penanggulangan masalah banjir yang harus menjadi prioritas di beberapa wilayah di Kota Balikpapan, seperti wilayah Kecamatan Balikpapan Barat dan Sungai Ampal”, ungkapnya.

Pihaknya juga mengaku optimis, dalam penyusunan kegiatan yang menjadi prioritas akan lebih baik dalam RPJMD lima tahun kedepan.

“Apapun masukan dari Komisi III akan menjadi bahan kami untuk menyusun perencanaan yang akan datang”, ujarnya.

Reporter : Fauzi

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
Balikpapan Menuju 2026, Fraksi PKB Tegas Awasi Fiskal dan Pembangunan Publik
APBD 2026 Disepakati, Fraksi NasDem Dorong Tata Kelola Anggaran yang Lebih Akuntabel
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera

Jumat, 28 November 2025 - 16:21 WIB

DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun

Berita Terbaru