Belum Menghasilkan Yang Signifikan Untuk PAD Kota Balikpapan, DPRD Meminta Aset Daerah Dikelola Pihak ke Tiga

- Jurnalis

Selasa, 16 November 2021 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menilai pengelolaan aset daerah belum menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Pasalnya pemasukan yang diperoleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dari hasil pengelolaan aset Daerah belum sebanding dengan pengeluaran untuk biaya pemeliharaan, seperti pada aset pemerintah berupa gedung tenis, gedung kesenian, squash, gedung parkir dan stadion sepak bola.

Menyikapi hal ini, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh, S.sos mendorong pihak ketiga untuk menjadi pengelola aset milik pemerintah daerah tersebut.

Hal itu bertujuan mengurangi beban keuangan dalam pemeliharaan aset. Selain itu kehadiran pihak swasta bisa membuat pengelolaan asetnya lebih profesional dibanding satuan kerja.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif

“Kita punya banyak aset, biaya untuk pemeliharaan bangunnya pun tentu tidak sedikit, pemerintah juga perlu hasilnya sebagai pemasukan daerah, Kalau terus terjadi pengeluaran untuk pemeliharaan itu belum untung,”kata Abdulloh kepada Awak Media di Gedung DPRD kota Balikpapan, Selasa (15/11/2021).

Abdulloh menyampaikan bahwa Pemerintah perlu segera menawarkan kerjasama untuk mengelola aset daerah kepada pihak swasta, agar sistem pengelolaannya lebih terstruktur dan ada target pemasukan daerah, terutama pada aset unggulan seperti gedung parkir Klandasan, Stadion Batakan, gedung Dome dan gedung kesenian.

“Seperti Stadion Batakan, kalau dikelola oleh pihak yang ahli mudah-mudahan dapat memperoleh target pendapatan asli daerah, untuk itu pemerintah agar menyerahkan pengelolaannya kepada pihak ketiga sehingga pendapatannya jelas dan terukur,”bebernya.

Baca Juga :  Kabel Menjuntai di Balikpapan Picu Kekhawatiran, DPRD Minta Penertiban Segera

Abdulloh juga menuturkan bahwa pihak DPRD sendiri sudah sering menyoroti pengelolaan aset daerah kepada Pemerintah Kota Balikpapan, salah satunya gedung parkir yang belum mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan meski sudah beroperasi dalam tiga tahun terakhir.

“Sampai saat ini aset unggulan seperti gedung parkir, belum bisa menghasilkan PAD kota Balikpapan secara signifikan, meski sudah beroperasi dalam tiga tahun ini”pungkasnya.

Reporter : Faz

Berita Terkait

Muhammad Najib: Penataan Kota Balikpapan Tak Bisa Abaikan Kabel Udara
Kabel Menjuntai di Balikpapan Picu Kekhawatiran, DPRD Minta Penertiban Segera
Sisir Pentacity Mall, Komisi II DPRD Balikpapan Perketat Pengawasan Pajak Restoran
Kejar PAD, Komisi II DPRD Balikpapan Bongkar Dugaan Kebocoran Pajak Restoran di Penta City
Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:37 WIB

Muhammad Najib: Penataan Kota Balikpapan Tak Bisa Abaikan Kabel Udara

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:33 WIB

Kabel Menjuntai di Balikpapan Picu Kekhawatiran, DPRD Minta Penertiban Segera

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:09 WIB

Sisir Pentacity Mall, Komisi II DPRD Balikpapan Perketat Pengawasan Pajak Restoran

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:06 WIB

Kejar PAD, Komisi II DPRD Balikpapan Bongkar Dugaan Kebocoran Pajak Restoran di Penta City

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif

Berita Terbaru

DPRD Balikpapan

Muhammad Najib: Penataan Kota Balikpapan Tak Bisa Abaikan Kabel Udara

Jumat, 6 Feb 2026 - 11:37 WIB