Diduga Mesin Bermasalah, Lion Air JT-261 Tujuan Balikpapan – Surabaya Gagal Terbang

- Jurnalis

Minggu, 21 Februari 2021 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Breaking News, Balikpapan, pamungkasnews.id – Pesawat Lion Air dengan kode penerbangan JT-261 Tujuan Balikpapan – Surabaya gagal terbang, Minggu (21/2/2021).

Hal tersebut diduga adanya masalah pada bagian mesin. Awalnya telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Manajemen Lion Air Group dalam keterangannya mengatakan, bahwa Lion Air dengan penerbangan JT-261 telah dipersiapkan secara baik.

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LHM pun sudah menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang dan beroperasi (airworthy for flight).

Jadwal keberangkatan pukul 14.40 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08) dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Juanda pada 15.10 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07).

Baca Juga :  Pelarian Muraker Kristian Lumban Gaol Berakhir, Buronan Kejari Balikpapan Diciduk di Jakarta Selatan

Dalam penerbangan ini, Lion Air bersiap untuk menerbangkan tujuh awak pesawat, 73 penumpang dewasa dan dua anak-anak.

Setelah tahapan dan prosedur di darat selesai, pesawat bergerak dan berada di landas pacu (runway) guna persiapan lepas landas (take off).

Namun, untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan untuk membatalkan dan menunda keberangkatan (rejected take off/ RTO). Karena mengalami kondisi kecepatan mesin masih rendah, dikarenakan ada indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen pada mesin perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kapal Feri Dharma Kartika IX Alami Kemiringan di Pelabuhan Semayang, Satu Penumpang Diduga Tewas

Untuk itu, pilot melaporkan atas situasi yang terjadi dan membawa pesawat kembali ke landas parkir (apron).

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul sehingga penerbangan JT- 261 terganggu. Lion Air memberikan layanan kompensasi keterlambatan keberangaktan (delay management) menurut ketentuan.

Lion Air memfasilitasi sesuai permintaan penumpang, apabila ada yang akan melakukan perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) atau mengajukan proses pengembalian dana tiket (refund).

Kepada seluruh penumpang bahwa penerbangan JT-261 mengalami penundaan keberangkatan dan akan dipindahkan dengan menggunakan pesawat Lion Air lainnya.

Reperter : AG
Editor : Fauzi

Berita Terkait

Kapal Feri Dharma Kartika IX Alami Kemiringan di Pelabuhan Semayang, Satu Penumpang Diduga Tewas
Pelarian Muraker Kristian Lumban Gaol Berakhir, Buronan Kejari Balikpapan Diciduk di Jakarta Selatan
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:11 WIB

Kapal Feri Dharma Kartika IX Alami Kemiringan di Pelabuhan Semayang, Satu Penumpang Diduga Tewas

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:15 WIB

Pelarian Muraker Kristian Lumban Gaol Berakhir, Buronan Kejari Balikpapan Diciduk di Jakarta Selatan

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 21:46 WIB

Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru

Berita Terbaru

DPRD Balikpapan

Muhammad Najib: Penataan Kota Balikpapan Tak Bisa Abaikan Kabel Udara

Jumat, 6 Feb 2026 - 11:37 WIB