Kota Balikpapan Sebagai Penyanggah IKN, Budiono: Perlu Adanya Perhatian Kusus Dari Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Jumat, 18 Februari 2022 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Usai melakukan Tinjauan ke lokasi titik nol rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru yang diberi nama “Nusantara” tersebut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Pemerintahan Kota (Pemkot) Balikpapan, Kamis (17/02/2022).

Dalam Rakor tersebut turut dihadiri, Ketua DPRD kota Balikpapan dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono, Ketua DPRD Samarinda, Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), dan Ketua DPRD Kutai Kertanegara (Kukar) .

Selain itu turut dihadiri Kepala daerah se-Kalimantan Timur (Kaltim), Gubernur Kalimantan Timur, Ketua DPRD Kaltim, serta Plt Sekda Prov Kaltim dan Dirjen Kementrian Dalam Negeri.

Materi yang dibahas dalam rakor tersebut terkait pembangunan IKN Nusantara yang tidak lama lagi akan segera dilaksanakan.

Diantara materi tersebut yakni menerima masukan dari daerah baik Kabupaten ataupun Kota di lokasi akan dibangunya IKN Nusantara. Adapun masukan -masukan yang di minta meliputi :
1. Rencana pembentukan Peraturan Pemerintah (PP) dalam pembangunan dan pelaksana pemerintahan dengan daerah otorita yang di pimpin setingkat menteri dan di pilih oleh presiden
2. Menerima masukan daerah tentang kearifan lokal

Baca Juga :  Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru

Saat dikonfirmasi oleh Awak media Budiono mengatakan, dalam rakor dirinya telah menyampaikan untuk menghadapi IKN nantinya, kota Balikpapan sebagai kota penyanggah perlunya ada perhatian kusus dari Pemerintah Pusat dikeranakan Sarana dan Prasarana di kota Balikpapan masih sangat terbatas.

“Saat ini kota Balikpapan memiliki Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) sebesar 2,3 triliun serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar 760 Miliar”katanya, Jumat, (18/02/2022).

Lebih lanjut Budiono memaparkan, dengan anggaran tersebut, Fasilitas yang ada di kota Balikpapan masih sangat terbatas, baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun ekonomi.

“Saat ini fasilitas sekolah di kota Balikpapan hanya terdapat 23 SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan 135 SD ( Sekolah Dasar), Rumah Sakit tipe C ada Dua dan Puskesmas sekitar 20 lebih”bebernya

Budiono juga menjelaskan dalam menghadapi pertumbuhan penduduk yang pesat di kota Balikpapan,dampak dari Perpindahan IKN Nusantara ke Kaltim, di karenakan kota Balikpapan merupakan kota penyanggah IKN, maka ketersediaan Air Bersih perlu di antisipasi sejak dini.

Baca Juga :  Tunjangan Pekerja Security PT Bumame Tak Terbayar, Komisi IV Gelar Mediasi

“Ketersedian air baku dikota Balikpapan hanya dua waduk saja yang berjalan, yakni waduk Manggar dan Teritip, kami juga sedang membuat waduk Aji Raden yang saat ini masih tertunda diakibatkan anggaran yang tidak memadai”tuturnya

“Dan tidak kalah pentingnya  Kota Balikpapan mempunyai Teluk yang diberi nama Teluk Balikpapan. Dimana sekitar wilayah tersebut akan terjadi pembangunan secara besar-besaran, kami meminta Pemerintah Pusat agar terus menjaga ekosistem yang ada di wilayah tersebut”tambahnya.

Budiono berharap dari apa yang dirinya paparkan mulai dari pendidikan , infrastruktur sampai perekonomian menjadi catatan penting bagi pemerintah pusat agar diperhatikan dalam menghadapi era yang baru dengan Ibu Kota Negara yang baru.

“Kota Balikpapan tidak mempunyai sumber daya alam, kami hanyalah kota jasa, untuk itu perlu perhatian kusus dari pemerintah pusat baik dari segi pembangunan, penataan sampai peningkatan SDM guna menghadapi perpindahan IKN yang mana kota Balikpapan merupakan penyanggah Ibu Kota Negara baru”tandasnya

Reporter : Ags

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
Balikpapan Menuju 2026, Fraksi PKB Tegas Awasi Fiskal dan Pembangunan Publik
APBD 2026 Disepakati, Fraksi NasDem Dorong Tata Kelola Anggaran yang Lebih Akuntabel
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera

Jumat, 28 November 2025 - 16:21 WIB

DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun

Berita Terbaru