Muhaimin : Pelaksanaan PTM Tingkat PAUD/TK, SD dan SMP Berjalan Dengan Lancar dan Amam

- Jurnalis

Senin, 18 Oktober 2021 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Melandainya Kasus Terkonfirmasi positif Covid – 19 di kota Balikpapan, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengambil langkah dengan memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Diberlakukan PTM tersebut setelah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kota Balikpapan ditetapkan pada Level Dua yang terhitung mulai Selasa, 5 Oktober hingga Senin, 18 Oktober 2021 hari ini, yang semula berstatus Level Empat.

Setelah memantau hasil dari evaluasi penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, dalam beberapa Minggu ini, dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Seperti yang dikatakan Muhaimin, S.T, M.T Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan. Ia mengatakan,
Pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan evaluasi terhadap PTM terbatas yang sudah dimulai secara berkala.

Evaluasi perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pembelajaran secara tatap muka yang dilaksanakan, apakah berjalan dengan lancar atau tidak.

“Alhamdulillah, yang sudah kita laksanakan selama satu minggu mulai dari PAUD, SD dan SMP semuanya tidak ada masalah yang berarti” katanya, Senin (18/10/2021).

Baca Juga :  Rahmad Mas’ud Serahkan Penghargaan kepada 14 Guru pada Upacara HGN 2025

Walaupun demikian, dirinya berharap  tidak ada terjadi cluster di sekolah,  Untuk itu, dirinya meminta agar penerapan protokol kesehatan di setiap sekolah dilakukan secara ketat sesuai dengan instruksi pemerintah kota Balikpapan.

“Alhamdulillah mudah-mudahan tidak terjadi, tidak ada klaster di sekolah, untuk itu saya menekankan agar setiap sekolah untuk memperketat Protokol Kesehatan Covid -19″bebernya.

Muhaimin juga menjelaskan,  dengan dilaksanakan PTM ini juga akan menambah siswa ikut dalam PTM tersebut , yang awalnya masih ragu-ragu, baik itu dari orang tua maupun dari siswanya. Pasalnya seluruh pihak yang terlibat langsung menyambut positif dengan merespon penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai instruksi pemerintah.

“Karena juga ada anak-anak yang divaksin dua kali terutama di SMP. Kemudian yang kedua juga yang orang tua awalnya ragu-ragu itu juga sudah mulai banyak yang mengikutkan anaknya untuk PTM terbatas,” bebernya.

Muhaimin juga mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi berjenjang pasalnya ini sangat penting dilakukan dalam rangka melihat sejauh mana proses belajar dan mengajar berjalan terutama dari aspek kesehatan guna mencegah potensi penularan virus corona di setiap sekolah.

Baca Juga :  Tahun Depan!! Pemkot Balikpapan Rekrutmen 500 Guru Baru Melaui Skema KKI , 

Oleh karena  itu, pihaknya  juga akan melihat masukan dari puskemas yang ada di wilayah terdekat dengan sekolah tersebut, serta meminta bantuan Kecamatan dan Kelurahan untuk melakukan monitoring.

Sementara itu untuk penerapan PTM selanjutnya, Muhaimin menuturkan masih melihat telebih dahulu apakah Balikpapan masih di berada di PPKM level 2 serta menunggu keputusan pemerintah Pusat dan Kota.

Dan Jika masih bisa menerapkan PTM, pihaknya masih melakukan PTM terbatas secara berkala dengan yang dilakukan sebelumnya.

“kita juga tidak boleh juga langsung mentang-mentang status Covid kita rendah tiba-tiba kita langsung ngotot misalnya langsung 75 persen, tidak bisa begitu,” tuturnya

“Bertahap sampai situasi dan kondisi benar-benar memungkinkan dan aman, sambil menunggu pelaksanaan vaksin di sekolah-sekolah yang sekarang baru sekitar 71 persen yang di SMP,” pungkasnya.

Reporter : Oechan

Berita Terkait

Tahun Depan!! Pemkot Balikpapan Rekrutmen 500 Guru Baru Melaui Skema KKI , 
Rahmad Mas’ud Serahkan Penghargaan kepada 14 Guru pada Upacara HGN 2025
Nelly Turuallo Resmikan Ruang Kelas Baru di SD Negeri 021 Karang Jati
Pemkot Siapkan Regulasi dan Anggaran untuk Wajib Sekolah 13 Tahun Mulai 2027
Sambangi DPRD Balikpapan, Mahasiswa Hukum Universitas Mulia Belajar Proses Pembentukan Perda
Meski Tak Ada Muruid Baru, Sekolah Swasta YPSI Hos Cokroaminoto Tetap Bertahan Ditengah Ketimpangan
Maxim Gelar “English Brain Game” Pertama di Balikpapan, Tantang Pelajar Asah Kemampuan Bahasa Inggris dan Kesadaran Lalu Lintas
Usai Mengikuti Wisuda, Abdulloh, S.sos Resmi Menyandang Gelar Magister Ekonomi (ME)
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 17:33 WIB

Tahun Depan!! Pemkot Balikpapan Rekrutmen 500 Guru Baru Melaui Skema KKI , 

Selasa, 25 November 2025 - 14:57 WIB

Rahmad Mas’ud Serahkan Penghargaan kepada 14 Guru pada Upacara HGN 2025

Jumat, 21 November 2025 - 21:42 WIB

Nelly Turuallo Resmikan Ruang Kelas Baru di SD Negeri 021 Karang Jati

Selasa, 11 November 2025 - 17:13 WIB

Pemkot Siapkan Regulasi dan Anggaran untuk Wajib Sekolah 13 Tahun Mulai 2027

Senin, 3 November 2025 - 13:04 WIB

Sambangi DPRD Balikpapan, Mahasiswa Hukum Universitas Mulia Belajar Proses Pembentukan Perda

Berita Terbaru