Paripurna DPRD Balikpapan Mendengarkan Jawaban Wali Kota Atas Pandangan Umum Fraksi Terkait APBD Tahun 2020

- Jurnalis

Rabu, 7 Juli 2021 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, pamungkasnews.id – DPRD Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna ke 26 masa sidang II tahun 2021 dengan agenda mendengarkan jawaban Wali Kota atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (Perda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020.

Rapat Paripurna yang dilaksanakan melalui video conference tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Safaruddin Panrecalle diruang rapat paripurna, Selasa,6/7/2021.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menjelaskan, jawaban Wali Kota hari ini terhadap pandangan umum fraksi DPRD Balikpapan. Kritik dan saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi dari tahun ke tahun yang masih mengemuka terkait masalah kesehatan, pendidikan dan penanganan banjir.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif

Begitu juga dengan persoalan pelanggan PDAM yang masih belum terakomodir. Persoalan – persoalan tersebut dipertanyakan oleh semua fraksi.

“Hari ini Wali Kota Balikpapan telah menjawab dengan tegas dan lugas. Terutama masalah penerimaan siswa baru melalui PPDB online. Pemerintah melalui Wali Kota juga menyadari bahwa penerimaan siswa baru sering kali menuai persoalan dari tahun ke tahun”, ucap Sabaruddin Panrecalle saat ditemui wartawan usai memimpin paripurna.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, fraksi sebelumnya telah menyampaikan persoalan tersebut, Wali Kota dalam paripurna hari ini telah mengaminkan untuk sepakat dan menjadikan persoalan penerimaan siswa baru menjadi atensi bahwa ruangan belajar harus ditambah.

Baca Juga :  Sisir Pentacity Mall, Komisi II DPRD Balikpapan Perketat Pengawasan Pajak Restoran

“Alhamdulillah Wali Kota mengaminkan untuk sepakat menjadikan atensi bahwa ruangan belajar harus ditambah dibeberapa tempat di 6 kecamatan”, jelas Sabaruddin.

Begitu juga dengan pelanggan PDAM, sambung Sabaruddin, karena masih banyaknya pelanggan yang masih belum tertampung dan terakomodir untuk mendapatkan sambungan air bersih.

“Sehingga nanti persoalan tersebut akan kita selesaikan bersama-sama, jawaban dari pandangan fraksi ini yang disampaikan Wali Kota akan dijawab oleh fraksi dalam paripurna berikutnya yang akan kita jadwalkan”, katanya.

Reporter : Fauzi.

Berita Terkait

Muhammad Najib: Penataan Kota Balikpapan Tak Bisa Abaikan Kabel Udara
Kabel Menjuntai di Balikpapan Picu Kekhawatiran, DPRD Minta Penertiban Segera
Sisir Pentacity Mall, Komisi II DPRD Balikpapan Perketat Pengawasan Pajak Restoran
Kejar PAD, Komisi II DPRD Balikpapan Bongkar Dugaan Kebocoran Pajak Restoran di Penta City
Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:37 WIB

Muhammad Najib: Penataan Kota Balikpapan Tak Bisa Abaikan Kabel Udara

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:33 WIB

Kabel Menjuntai di Balikpapan Picu Kekhawatiran, DPRD Minta Penertiban Segera

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:09 WIB

Sisir Pentacity Mall, Komisi II DPRD Balikpapan Perketat Pengawasan Pajak Restoran

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:06 WIB

Kejar PAD, Komisi II DPRD Balikpapan Bongkar Dugaan Kebocoran Pajak Restoran di Penta City

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif

Berita Terbaru

DPRD Balikpapan

Muhammad Najib: Penataan Kota Balikpapan Tak Bisa Abaikan Kabel Udara

Jumat, 6 Feb 2026 - 11:37 WIB