Pasca Hujan, Padlianoor Lakukan Peninjauan ke Lokasi Longsor KM 15, Untuk Yang ke Tiga Kalinya

- Jurnalis

Selasa, 6 April 2021 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan Padlianoor mendatangi lokasi longsoran yang menimpa beberapa Rumah warga di Lingkungan RT 33, Kilometer 15, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Senin (5/4/2021).

Diketahui, puncak longsornya badan jalan utama, terjadi pada Kamis (25/3/2021) lalu, dimana dari kejadian tersebut mengakibatkan sebanyak 8 rumah rusak berat dan 13 Kepala Keluarga (KK) terpaksa harus mengungsi di tenda yang telah disiapkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan dan Kampung Siaga Bencana.

Padlianoor mengatakan kedatangan dirinya ini untuk yang ketiga kalinya di wilayah longsoran KM 15. Selain untuk memberikan bantuan kepada korban longsoran di wilayah tersebut, dirinya juga meninjau kembali longsoran yang terjadi pasca hujan yang cukup deras melanda kota Balikpapan.

Padlianoor anggota DPRD Balikpapan Meninjau Lokasi Longsor di KM 15, Karang Joang

“Kedatangan saya ke seni untuk meninjau kembali longsoran di KM 15, pasca hujan yang cukup deras mengguyur wilayah tersebut, dan sekaligus memberikan bantuan untuk korban longsor melalui posko – posko yang di dirikan” kata Padlianoor yang akrab di sapa Padli.

Kepada awak media ini, Padlianoor menceritakan sebelum puncak keparahan terjadinya longsor jalan di wilayah tersebut, dirinya sudah mendapatkan informasi dari salah satu tokoh masyarakat di Karang Joang bernama Mbah Ji, bahwa terjadi pergeseran tanah yang membuat beberapa rumah warga mengalami retak-retak, saat itu belum terjadinya longsor besar ditanggal tersebut.

Baca Juga :  DPRD Balikpapan Gelar Paripurna Penyampaian Pemandangan Fraksi-Ftaksi Atas Perubahan Nota Penjelasan APBD 2026

Atas dasar itulah Padlianoor meminta kepada Lurah dan Camat untuk melakukan peninjauan di lokasi tersebut yang pertama kalinya.

“Pertama kali saya mendapatkan laporan, saya langsung datang untuk melihat longsor yang terjadi, pada saat itu belum parah, kemudian saya laporkan ke Kelurahan dan Kecamatan untuk segera mungkin melakukan peninjauan” ucapnya.

Setelah itu, Padlianoor segera menginstruksikan kepada Kelurahan agar membuat surat yang ditujukan untuk Kecamatan, kemudian Kecamatan membuat surat turunan yang diteruskan ke bagian Pemerintahan dan Pembangunan untuk ditembuskan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan.

Setelah surat sampai ke Pemerintahan Kota Balikpapan, Padlianoor terus melakukan koordinasi kepada pemerintah untuk segera melakukan peninjauan, hingga akhirnya penijauan lokasi dilakukan pada Hari Rabu (31 Maret 2021)

“Pada saat melakukan Peninjauan memang ada beberapa titik, dan setelah dilakukan peninjauan kejadian longsoran masuk dalam tahap proses Pembahasan oleh Pemkot Balikpapa dengan OPD terkait untuk dikerjakan” terang Padli.

Padlianoor meminta kepada Pemerintah (Pemkot) Balikpapan sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan longsor yang terjadi sebelum menjadi semakin parah dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

Baca Juga :  Enam Nyawa Anak Melayang, Daeng Lala Tegaskan Pengembang Jangan Cuci Tangan

Untuk itu, hingga saat ini dirinya terus mengawal surat permohonan perbaikan longsoran yang terjadi agar segera dapat di realisasi Pemkot Balikpapan

Lokasi Longsor

Pengawalan yang dilakukan dirinya, agar proses pengajuan perbaikan harus bisa segera dilaksanakan. Pasalnya longsoran yang terjadi sudah sangat parah dan harus disegerakan agar tidak menimbulkan korban yang lebih banyak.

Selain itu, Fadli juga tengah memperjuangkan usulan agar adanya bantuan biaya sewa rumah bagi warga yang rumahnya terdampak akibat longsor.

“Saya sudah usulkan ke Pemkota Balikpapan agar warga dibantu untuk biaya sewa rumah selama perbaikan longsoran, jadi warga tidak harus berada di tenda pengungsian,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai ganti rugi rumah milik warga, Fadli menjelaskan jika pemkot tidak akan menganti kerusakan rumah milik warga. Karena, pemkot hanya mengeluarkan anggaran untuk perbaikan longsoran tersebut yang berhubungan dengan Fasilitas Umum.

Pasalnya, sebelum warga membangun rumah, pemkot sudah menghimbau warga agar tidak membangun rumah di lereng perbukitan untuk menghindari terjadinya longsoran.

“Saya minta longsoran yang terjadi bisa dikerjakan secepatnya, mengingat sebentar lagi sudah memasuki bulan suci ramadhan, kalau bisa sebelum lebaran sudah bisa selesai,” pungkasnya.

Reporter : Ags

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
Balikpapan Menuju 2026, Fraksi PKB Tegas Awasi Fiskal dan Pembangunan Publik
APBD 2026 Disepakati, Fraksi NasDem Dorong Tata Kelola Anggaran yang Lebih Akuntabel
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera

Jumat, 28 November 2025 - 16:21 WIB

DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun

Berita Terbaru