RT Batu Ampar Keluhkan Lambatnya Pemerintahan Kota Balikpapan, Dalam Pencairan Dana Covid di Tingkat RT

- Jurnalis

Kamis, 22 Juli 2021 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Tingginya lonjakan Terkonfirmasi positif Covid -19 di Kota Balikpapan, membuat para Ketua Rukun Tetangga (RT) se Balikpapan disibukan dengan warganya yang melakukan isolasi mandiri.

Tidak terkecuali ketua RT yang berada dilingkungan Kelurahan Batu Ampar, kecamatan Balikpapan Utara. Banyaknya warga yang melakukan Isolasi mandiri, membuat ketua RT kewalahan dalam menangani warganya.

Untuk itu Ketua RT Kelurahan Batu Ampar, kembali menyuarakan meminta kembali, Dana Operasional Covid 19 yang telah dijanjikan Walikota yang lama dan walikota yang baru menjabat.

Seperti yang dikatakan ketua RT Achmadiansyah, dirinya meminta Pemerintahan Kota (Pemkot) Balikpapan agar sesegera menurunkan dana tersebut, karena kita kewalahan dalam menangani warga yang melakukan isolasi mandiri, baik itu Vitami, Buah, dan konsumsi lainya.

Baca Juga :  Rahmad Mas’ud Serahkan Penghargaan kepada 14 Guru pada Upacara HGN 2025

“Ya kalau bisa Pemkot Balikpapan segera mendistribusikan dana tersebut, yakni Rp 1.250.000 dari walikota lama, dan Rp. 1.000.000 dari walikota yang baru menjabat, pasalnya kami sangat kesulitan karena dana kas RT yang kita gunakan tidak mencukupi”kata tetet Sapaan akrab Achmadiansyah.

Tetet menilai Pemkot Balikpapan terkesan lambat dalam mengayomi masyarakatnya, sehingga untuk memaksimalkan kinerja dari ketua RT tidak berjalan maksimal, dikarenakan terbentur oleh anggaran yang tidak memadai.

Baca Juga :  Puncak Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tahun 2025 Resmi Ditutup, Lahirkan Generasi Muda Berkarakter dan Berintegritas

Hal senada juga dikatakan RT 40, Juadi, RT 08, Amin, RT 15, H.Nata, RT 09 Kasmadi, dalam manangani warga yang melakukan isolasi mandiri, sangat kewalahan karena anggaran yang tidak mamadai.

“Anggaran yang dijanjikan Pemkot Balikpapan saat ini belum turun, itulah yang membuat kita kesulitan, padahal dana tersebut sangat membantu dalam menangin warga yang melakukan isolasi mandiri,”kata Juadi

“Selain itu, dana tersebut kami gunakan untuk memaksimalkan kinerja Satgas Covid di tingkat RT dalam menangani warga serta memperketat Protokol kesehatan di wilayah RT”pungkas Juwadi

Reporter : Coco

Berita Terkait

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
DPRD Balikpapan Sampaikan Ucapan HUT KORPRI Ke-54
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:10 WIB

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera

Berita Terbaru