Status PPKM Level 2, Menjadi Titik Balik Untuk Memulihkan Perekonomian di Balikpapan

- Jurnalis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Pasca dipastikannya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih level 2 di Kota Balikpapan, menjadi angin segar bagi semua sektor.

Bagaimana tidak, jika sebelumnya kegiatan masyarakat dibatasi bahkan ditutup, kini telah dibuka kembali dan mendapatkan banyak kelonggaran, diantaranya destinasi wisata dan bioskop.

Adanya kelonggaran itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan juga turut merasakan adanya potensi ekonomi di Balikpapan akan kembali meningkat.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD, Syukri Wahid. Ia mengatakan dengan dibukanya pariwisata, cafe dan bioskop itu akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan dengan baik.

“Dengan dibukanya cafe kemudian bioskop dan juga tempat hiburan berarti itukan seperti diujung nya yah, sehingga kita harapkan itu semua itu denyutnya,” ujarnya, Kamis (21/10/2021) diruang Kerjanya.

Lanjutnya, yang dimaksud dengan denyut itu adalah adanya kehidupan kembali khususnya di sektor ekonomi yang makin meningkatnya perputaran uang dimasyarakat.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif

“Kalau kita liat denyut nadi kita yang paling ujung itu dia sudah mulai bergerak berarti itu tanda kehidupan sudah mulai ada,” ucapnya.

Dikatakannya, dalam sektor pariwisata Pemerintah mempunyai destinasi wisata pantai Manggar. Selain sebagai primadona, pantai Manggar juga sebagai kontribusi terbesar di sektor pariwisata.

Tentu itu juga dapat meningkatkan pencapaian retribusi ke daerah yang Sebasar Rp 1,9 miliar. Target retribusi daerah tahun ini yang sebesar Rp 1,9 miliar itu dikarenakan kondisi yang masih pandemi, yang mana tahun sebelum pandemi sebesar Rp 4 miliar.

“Kita juga punya capaian target retribusi di wisata di Manggar ya harapan kita tetap tercapai,” tandasnya.

Akan tetapi, dengan banyaknya kelonggaran yang diberikan oleh pemerintah, Ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

“Tapi sekali lagi di manapun kita berada baik itu penyelenggara maupun itu masyarakat ya tetap sama-sama punya kesadaran, itu menyelenggarakan aktifitas kita dalam SOP protokoler kesehatan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif

Lanjutnya, kelonggaran yang diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga harus dikontrol dengan baik agar tak terjadi potensi ledakan susulan Covid-19 dan vaksinasi terus digencarkan.

“Outputnya adalah meningkatnya mobilisasi masyarakat, tapi saya meminta kepada pemerintah kota terus mendorong agar capaian vaksin bisa diangka 80 an persen,” kata politikus partai PKS itu.

Dia juga menyampaikan, dengan menggalakan vaksinasi hingga mencapai target diatas 80 persen akan membuat herd immunity akan terbentuk dilingkungan masyarakat.

“Pada akhirnya kita akan menemukan titik keseimbangan,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, dengan kesadaran penerapan prokes ditambah kesadaran vaksinasi terus berjalan. Maka Kota Balikpapan akan dapat segera melewati wabah Covid-19 yang semakin melandai kasusnya.

“Keseimbangan disebut dengan konsep endemik bukan lagi pandemik,” tandasnya.

Reporter : Faz

Berita Terkait

Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
Balikpapan Menuju 2026, Fraksi PKB Tegas Awasi Fiskal dan Pembangunan Publik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:02 WIB

Bukan Sekadar Infrastruktur, Rakorenbang Kelurahan Batu Ampar Tekankan SDM dan Tata Kelola Inovatif

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 21:46 WIB

Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Berita Terbaru