Sukri Wahid : Proyeksi Realisasi Penerimaan Pajak 2020 Capai Target

- Jurnalis

Rabu, 27 Januari 2021 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALIKPAPAN, Pamungkasnews.id – Meski ditahun 2020 Balikpapan diterjang dengan pandemi covid-19. Namun proyeksi penerimaan pajak di Balikpapan tetap mencapai target yang ditetapkan, bahkan lebih.

Hal tersebut dijelaskan Wakil Komisi II Balikpapan Syukri Wahid, saat dikonfirmasi media ini usai membahas revisi perda tentang ketertiban umum, di kantor DPRD Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota, Senin (25/1/2021).

Syukri menuturkan, target untuk Refocusing anggaran sebesar 339 miliar, dalam tutup buku ditahun lalu Badan Pajak dan Retribusi Daerah melaporkan over target kurang lebih 95 miliar.

“Jadi mencapai target”, ungkapnya.

Terkait dengan piutang pajak, kata Sukri Wahid, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terdapat pelaporan penunggak pajak, namun ada pemberian dispensasi dari pemerintah daerah untuk membebaskan denda pajak selama pandemi.

Baca Juga :  Gasali Pastikan Program BPJS Kesehatan Gratis Tidak Terdampak Pemangkasan TKD

Namun, untuk pokok pajak terhutang tidak bisa dihapuskan. Meskipun ada beberapa yang mengajukan untuk penghapusan pajak.

“Tapi kita sepakat bahwa tidak ada penghapusan pajak, kalau denda oke. Selama pandemi 6 bulan itu, kita bebaskan denda”, tegas Sukri.

Disinggung terkait tunggakan pajak yang dilakukan oleh Mall Balikpapan Super Blok (BSB), Syukri menjelaskan, dari laporan terakhir tunggakan pajak Mall BSB baru membayar satu tahun dari tunggakan pajaknya selama tiga tahun.

Baca Juga :  Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera

“Jadi, masih ada kekurangan mereka di dua tahun terakhir”, sebut Sukri.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menegaskan, jika Mall BSB terus tidak membayar, konsekuensi denda per bulan bisa bertambah.

“Saya harap relaksasi yang kita berikan tahun kemarin sudah cukup ya, cuma kita belum lihat ya selanjutnya, karena untuk periode Januari – Februari ini kan ada program pemerintah dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Apakah implikasinya nanti pada kegiatan ekonomi, nanti kita akan kaji lagi, kita akan minta data lagi satu bulan kedepan untuk mengevaluasi semua pajak-pajak yang ada”, ujarnya.

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
Balikpapan Menuju 2026, Fraksi PKB Tegas Awasi Fiskal dan Pembangunan Publik
APBD 2026 Disepakati, Fraksi NasDem Dorong Tata Kelola Anggaran yang Lebih Akuntabel
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera

Jumat, 28 November 2025 - 16:21 WIB

DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun

Berita Terbaru