Pamungkasnews.id, Balikpapan – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Abdulloh, S.Sos., M.E, mewakili Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, menghadiri Apel dan Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 yang digelar di Halaman Parkir RSUD Kanujoso Djati Wibowo, Balikpapan, Sabtu (31/01/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur. Ratusan pekerja dari berbagai perusahaan lintas sektor turut ambil bagian sebagai peserta apel, menunjukkan kuatnya komitmen bersama terhadap penerapan K3 di Kalimantan Timur.
Peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Tema ini menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus dikelola secara sistematis, terukur, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Abdulloh menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional tidak boleh dimaknai sebatas agenda tahunan, tetapi harus menjadi penggerak perubahan nyata di dunia kerja.
“Bulan K3 Nasional ini harus menjadi momentum refleksi sekaligus aksi. Kita tidak ingin K3 hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar diterapkan dan menjadi budaya kerja di setiap sektor,” ujar Abdulloh kepada awak media.
Menurutnya, tingginya aktivitas industri dan jasa di Kalimantan Timur menuntut penerapan standar K3 yang semakin disiplin dan profesional.
“Kalimantan Timur adalah daerah dengan tingkat aktivitas kerja yang tinggi, mulai dari sektor kesehatan, konstruksi, pertambangan, hingga jasa. Karena itu, keselamatan dan kesehatan kerja tidak boleh ditawar,” tegasnya.
Ia menilai, tema Bulan K3 Nasional 2026 sangat relevan dengan tantangan dunia kerja saat ini, yang menuntut kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja.
“Ekosistem K3 yang profesional dan andal hanya bisa terwujud jika ada kolaborasi. Pemerintah menyiapkan regulasi dan pengawasan, perusahaan menjalankan kewajiban, dan pekerja membangun kesadaran serta kepatuhan,” jelas Abdulloh.
Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh memastikan lembaganya akan terus mendorong penguatan kebijakan dan pengawasan di bidang keselamatan kerja.
“Kami di DPRD, khususnya Komisi III, berkomitmen untuk terus mengawal regulasi dan memastikan implementasi K3 berjalan konsisten di lapangan. Jangan sampai aturan sudah baik, tetapi pelaksanaannya lemah,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan apel dan pencanangan Bulan K3 Nasional ini ditutup dengan atraksi simulasi kecelakaan kendaraan dan kecelakaan kerja, yang memberikan gambaran nyata tentang pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan cepat dalam situasi darurat.
Reporter : Ags












