Komisi III Tinjau Rehab Gedung DPRD Kaltim Yang Dinyatakan Selesai,Banyak Kekurangan yang Harus Diperbaiki

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamungkasnews.id, Samarinda – Proyek rehabilitasi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang melibatkan Gedung A, C, D, dan E di Jalan Teuku Umar, Kota Samarinda, selesai dengan nominal kontrak yang tidak sedikit, yakni Rp 55 miliar. Meski demikian, pelaksanaan proyek yang seharusnya selesai pada Desember 2024 ini, mendapat sorotan tajam dari para anggota dewan sendiri.

Pasca selesai dilaksanakan pada 27 Februari 2025, Komisi III DPRD Kaltim melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap hasil rehabilitasi tersebut. Sidak yang dipimpin oleh Ketua Komisi III, Abdulloh,S.sos.,ME ini memunculkan sejumlah temuan mengejutkan terkait kualitas pekerjaan dan keluhan dari anggota dewan yang merasa tidak puas dengan hasilnya.

Proyek rehabilitasi yang dilaksanakan oleh PT. Payung Dinamo Sakti, dengan pengawasan dari PT. Surya Cipta Engineering dan pendanaan dari APBD Kaltim 2024, didesain untuk memperbaiki berbagai fasilitas di gedung dewan. Namun, keluhan utama datang dari anggota dewan yang merasa ruangannya tidak banyak berubah setelah pekerjaan selesai.

Bahkan, beberapa barang elektronik yang sebelumnya ada di tempat semula hilang, dan beberapa bagian gedung menunjukkan kerusakan seperti kebocoran dan plafon yang masih perlu perbaikan.

Saat sidak, Abdulloh menegaskan bahwa meskipun Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) mengklaim bahwa pekerjaan telah selesai 100 persen dan tinggal menunggu serah terima, sejumlah masalah masih terlihat jelas.

Baca Juga :  Reses Abdulloh di Balikpapan, Warga Keluhkan Kemacetan Akibat Aktivitas Sekolah

“Tadi Dinas PUPR-Pera bilang sudah 100 persen selesai tinggal serah terima ke sekretariat dewan, nah ini yang belum mendapat disposisi, harus dicek satu persatu,” ungkap Abdulloh, disela-sela kegiatan sidak, Kamis 27 Febuari 2025.

Keluhan-keluhan yang ditemukan, termasuk masalah kebocoran atap dan hilangnya barang-barang elektronik yang sebelumnya berada di ruang anggota dewan, menunjukkan bahwa ada ketidakcocokan antara klaim penyelesaian pekerjaan dengan kenyataan di lapangan.

Selain itu, meski ada klaim bahwa perbaikan sudah dilakukan di beberapa bagian, kenyataannya masih ada beberapa ruang yang kondisinya jauh dari kata sempurna.

Abdulloh dengan tegas menyatakan bahwa proses serah terima tidak boleh dilakukan sebelum semua masalah ini diperbaiki.

“Kalau atap tadi Dinas PUPR-Pera bilang diperbaiki, itu pun kalau masuk dalam kontrak. Barang-barang yang lain ada yang rusak mungkin sudah umur, karena saya lihat tidak masuk dalam item pengadaan,” jelasnya.

Dari sisi teknis, proyek ini hanya fokus pada perbaikan beberapa bagian gedung saja. Menurut Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR-Pera, Rahmat Hidayat, proyek dengan nilai kontrak Rp 55 miliar ini mencakup perbaikan atap, plafon, keramik, pengecatan, serta beberapa aspek lainnya di gedung A, C, D, dan E.

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Kaltim Dorong Implementasi K3 yang Profesional dan Berkelanjutan

Namun, tidak semua ruangan anggota dewan mendapat perhatian yang sama. Beberapa ruangan masih belum sepenuhnya diperbaiki, dan beberapa item seperti barang-barang elektronik (termasuk televisi) yang hilang, hingga furnitur yang rusak, tidak termasuk dalam kontrak rehabilitasi.

Rahmat menanggapi hal tersebut dengan berjanji untuk mengidentifikasi masalah lebih lanjut, sembari menjelaskan bahwa beberapa barang yang hilang akan dibicarakan kembali untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab.

“Memang tidak ditangani dan tidak masuk dalam kontrak, nanti diidentifikasi lagi, mana yang masih perlu, diusulkan untuk kegiatan berikutnya, tidak masuk (sofa atau kursi), nanti diusulkan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

“Kita juga diskusi juga, kalau beban (ganti rugi) kita bicarakan lagi. Contoh tadi TV hilang, mungkin bukan hilang, tapi menurut saya saat pemasangan partisi kan mesti dibuka dulu, nah cuman yang buka dan menaruh dimana, itu yang masih kita diskusikan,” tandasnya

Pertanyaan Publik

Yang menjadi perhatian lebih mendalam adalah apakah anggaran sebesar Rp 55 miliar tersebut benar-benar digunakan dengan efisien. Mengingat bahwa beberapa ruang anggota dewan tidak mendapat perbaikan secara menyeluruh dan masalah teknis yang masih muncul, ini masih menjadi pertanyaan apakah anggaran yang ada benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi standar kualitas yang diinginkan.

Reporter : Ags

Berita Terkait

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Dorong Implementasi K3 yang Profesional dan Berkelanjutan
Reses Abdulloh di Balikpapan, Warga Keluhkan Kemacetan Akibat Aktivitas Sekolah
Minim Kehadiran Anggota Banggar DPRD Kaltim, Pembahasan LHP-BPK Ditunda
Langkah Tak Biasa H. Abdulloh, Gelar RDP Komisi III DPRD Kaltim di Warung UMKM Tepi Pelabuhan Ferry
Ketua Komisi III DPRD Kaltim H. Abdulloh Hadiri Rapat Paripurna ke-36 Bahas Perubahan APBD 2025
Ketua Komisi III DPRD Kaltim H. Abdulloh Sampaikan Selamat atas Raihan Gelar Doktor Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud
Jalan Kariangau Memprihatinkan, Abdulloh Sebut ‘Ini Untuk Hajat Hidup Orang Banyak, Jangan Biarkan Masyarakat Yang Jadi Korban”
Abdulloh Sebut Musda XI Golkar Kaltim, Konsolidasi Tuntas, Kepemimpinan Lanjut
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:18 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Dorong Implementasi K3 yang Profesional dan Berkelanjutan

Selasa, 11 November 2025 - 18:51 WIB

Minim Kehadiran Anggota Banggar DPRD Kaltim, Pembahasan LHP-BPK Ditunda

Kamis, 9 Oktober 2025 - 14:02 WIB

Langkah Tak Biasa H. Abdulloh, Gelar RDP Komisi III DPRD Kaltim di Warung UMKM Tepi Pelabuhan Ferry

Senin, 22 September 2025 - 15:11 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kaltim H. Abdulloh Hadiri Rapat Paripurna ke-36 Bahas Perubahan APBD 2025

Senin, 22 September 2025 - 09:09 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kaltim H. Abdulloh Sampaikan Selamat atas Raihan Gelar Doktor Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud

Berita Terbaru