Cuaca Ekstrem dan Area Berbahaya, BPBD Imbau Warga Balikpapan Tingkatkan Kewaspadaan

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat setelah lebih dari sepuluh kasus tenggelam terjadi hanya dalam dua bulan terakhir.

Lonjakan insiden ini dinilai mengkhawatirkan, terutama karena mayoritas korban merupakan anak-anak dan kejadian berlangsung di lokasi-lokasi yang sudah lama dikenal sebagai kawasan rawan.

Diwawancarai awak media, usai menghadiri rapat paripurna di Gran Senyiur Hotel Balikpapan, Senin (24/11/2025). Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan bahwa rentetan kejadian ini harus menjadi alarm bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

Catatan BPBD menunjukkan, sejak Januari hingga Maret saja, jumlah kasus tenggelam sudah melampaui sepuluh kejadian, dengan lebih dari tujuh kasus melibatkan anak-anak di bawah umur.

Baca Juga :  Puskesmas 24 Jam Masih Minim, Siska Anggraini Dorong Pemerataan Hingga 34 Kelurahan

“Cuaca kita cukup ekstrem belakangan ini dan sering berubah tiba-tiba. Karena itu kami berharap masyarakat, mulai dari para orang tua hingga anak-anak muda, benar-benar memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Usman.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar insiden terjadi di waduk, saluran air besar, serta bekas galian yang tidak memiliki pagar pengaman.

Lokasi-lokasi tersebut sering dianggap aman karena terlihat tenang, padahal kedalaman air sulit ditebak dan arus bisa berubah sangat cepat, terutama saat hujan.

Dalam beberapa kasus, air yang tiba-tiba naik menutupi lubang dalam sehingga warga tidak menyadari adanya bahaya.

Baca Juga :  Nelly Turuallo Resmikan Ruang Kelas Baru di SD Negeri 021 Karang Jati

“Banyak warga yang masih melintasi atau bahkan menjadikan area berair sebagai tempat bermain. Ini sangat berbahaya karena kondisi air bisa berubah hanya dalam hitungan menit,” tegasnya.

 

Usman meminta masyarakat lebih disiplin menjauhi area yang tidak memiliki pembatas, terutama ketika cuaca mendung atau hujan. Selain itu, orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang kerap bermain di sekitar parit, waduk, atau galian proyek di sekitar permukiman.

Ia berharap kewaspadaan kolektif dapat menekan angka kecelakaan serupa selama periode cuaca ekstrem masih berlangsung.

“Cuaca tidak bisa kita kendalikan, tapi perilaku bisa. Utamakan keselamatan,” pungkas Usman.(*/Adv Diskominfo Balikpapan)

Penulis : Agus

Berita Terkait

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
DPRD Balikpapan Sampaikan Ucapan HUT KORPRI Ke-54
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:10 WIB

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 21:46 WIB

Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Berita Terbaru