PAMUNGKASNEWS.ID | BALIKPAPAN – DPD Partai Hanura Kalimantan Timur (Kaltim) memasang target politik tinggi menuju Pemilu 2029. Partai tersebut membidik keterisian kursi legislatif secara maksimal, mulai DPRD kabupaten/kota hingga DPRD Provinsi Kaltim.
Target tersebut ditegaskan Ketua DPD Partai Hanura Kaltim, Marsidik, di tengah agenda konsolidasi partai yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, Sabtu (22/8). Konsolidasi menjadi momentum untuk menyatukan kekuatan organisasi sekaligus memastikan kesiapan struktur partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Hanura yang sekarang berbeda dengan yang dulu. Kami optimistis memenuhi semua kursi legislatif, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi,” ujar Marsidik.
Marsidik menegaskan, Hanura Kaltim tidak ingin mengulang pola kerja politik pada periode sebelumnya. Konsolidasi kali ini diarahkan untuk membangun organisasi yang lebih solid, terukur, dan memiliki target politik yang jelas.
Menurutnya, kekuatan Hanura harus dibangun secara berjenjang, mulai dari struktur pusat, provinsi, hingga DPC di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.
“Partai Hanura yang kemarin berbeda dengan Partai Hanura yang sekarang. Harapan kami, kami bisa menduduki semua kursi di legislatif, baik kabupaten/kota maupun provinsi,” kata Marsidik.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Hanura Kaltim mulai menempatkan konsolidasi organisasi sebagai fondasi utama untuk menghadapi Pemilu 2029.
Tidak hanya membidik kursi DPRD, Hanura Kaltim juga membuka target untuk menembus DPR RI pada Pemilu 2029.
Marsidik menyebut peluang tersebut akan semakin terbuka apabila parliamentary threshold atau ambang batas parlemen berada di bawah 4 persen.
Target masuk DPR RI dinilai penting karena keberadaan wakil Kaltim di tingkat nasional dapat memperkuat perjuangan kepentingan daerah, termasuk dalam memperjuangkan keseimbangan pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) bagi Kalimantan Timur.
Dengan posisi strategis Kaltim sebagai salah satu daerah penghasil sumber daya alam, representasi politik di tingkat pusat dipandang menjadi bagian penting dalam memperjuangkan kepentingan pembangunan daerah.
Untuk memastikan mesin organisasi siap bekerja, DPD Hanura Kaltim bersama seluruh ketua DPC kabupaten/kota telah menyepakati batas akhir penyusunan kepengurusan.
Struktur DPC ditargetkan rampung paling lambat pertengahan Oktober 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi yang lebih luas. Hanura Kaltim ingin memastikan setiap struktur organisasi memiliki kesiapan personel, koordinasi, dan arah kerja yang jelas sebelum memasuki tahapan politik menuju Pemilu 2029.
Bagi Hanura, konsolidasi bukan sekadar merapikan struktur kepengurusan. Lebih dari itu, konsolidasi menjadi instrumen untuk menyiapkan kader, memperkuat basis politik, serta membangun organisasi yang mampu bekerja secara efektif di tengah dinamika politik Kaltim.
Marsidik menegaskan bahwa Hanura Kaltim mulai menyiapkan seluruh kekuatan sejak jauh hari. Target besar untuk merebut kursi legislatif di berbagai tingkatan membutuhkan kerja organisasi yang konsisten dan terukur.
“Kaltim siap menyongsong Pemilu 2029,” tandasnya.
Reporter : Agus











