Kaltim-Kaltara Rawan Jadi Destinasi 219 Ribu Pengungsi Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Bentuk Forkopdensi

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMUNGKASNEWS.ID | BALIKPAPAN — Wilayah Kalimantan Timur maupun Kalimantan Utara sampai kini masih terbilang rawan terhadap masalah pengungsi luar negeri. Sebagai teras negara, kedua daerah justru berpotensi menjadi jalur perlintasan para pengungsi luar negeri.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi Kaltim, Nurudin, mengungkap ada sekitar 219 ribu pengungsi di wilayah Malaysia yang kini mengantre untuk menuju negara ketiga. Karena itu, Kaltim terlebih Kaltara yang letaknya berbatasan langsung dengan negara itu, perlu melakukan langkah-langkah antisipatif.

“Kalau secara riil (pengungsi) di sini (Kaltim dan Kaltara) belum ada, tapi kita bicara potensi. Kita berbatasan dengan Malaysia, jadi perlu deteksi dini. Daerah-daerah perbatasan itu yang harus kita pagari,” terang Nurudin, usai menghadiri acara Pembentukan Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan Pengungsi (Forkopdensi) Wilayah Kaltim dan Kaltara di Balikpapan, Rabu (16/9/2026).

Lanjut, Ia menyoroti kerentanan di wilayah perbatasan darat dan pesisir laut, seperti di kawasan Simanggaris dan Sebatik, Kaltara. Pengungsi sering kali memanfaatkan jalur tersebut untuk masuk, sehingga keterlibatan masyarakat dan sinergi antar-instansi menjadi kunci pencegahan.

Baca Juga :  Polda Kaltim dan PJI Perkuat Sinergi, Kapolda: Pers dan Polri Harus Saling Menguatkan

“Pengungsi seringnya datang dari jalur darat dan laut. Bagaimana kita membentengi kedaulatan negara ini di daerah perbatasan. Melalui Forkopdensi, semua lembaga dan unsur terkait wajib bersama-sama mengatasi potensi tadi sesuai tugas masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Detensi dan Imigrasi (Rudenim) Balikpapan, Danny Ariana, menjelaskan bahwa ketiadaan fasilitas Community House (Accommodation Non-Detention) atau tempat penampungan di kedua daerah menjadi salah satu pendorong pergerakan para pengungsi. Baik itubsecara reguler maupun dengan modus menyalahgunakan izin tinggal.

Dinamika krisis global yang terjadi di berbagai belahan negara turut meningkatkan potensi pelanggaran keimigrasian oleh warga negara asing. Maka dari itu, koordinasi lintas instansi di daerah dan pusat melalui Forkopdensi akan berperan penting dalam upaya antisipasi.

“Potensi itu ada. Maka inilah pentingnya Forkopdensi untuk meningkatkan awareness, saling berbagi informasi dan data, serta menyusun langkah mitigasi dan antisipasi agar tidak timbul hal-hal yang merugikan masyarakat,” jelas Danny.

Baca Juga :  Pelantikan DPD dan DPC APSI se-Kaltim, Momentum Baru Perkuat Profesionalisme Satpam

Kepala Subdirektorat Penanganan Deteni dan Koordinasi Penanganan Pengungsi (PDKPP) Ditjen Imigrasi, Agung Pramono, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan pengungsi di Indonesia melalui Forkopdensi. Walaupun Indonesia bukan negara penandatangan Konvensi Pengungsi 1951, penanganan yang terintegrasi tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas dan ketertiban.

Pihaknya bersama Kanwil Imigrasi dan Rudenim di daerah berkomitmen memperkuat langkah kolaboratif untuk mengatasi kerentanan kasus deteni maupun pengungsi. Khususnya di wilayah Kaltim dan Kaltara.

“Forum ini bertujuan menggandeng berbagai instansi, kementerian, dan lembaga untuk menciptakan kolaborasi yang baik, khususnya dalam penanganan deteni dan pengungsi luar negeri di Indonesia. Langkah bersama ini penting agar penanganan berjalan optimal dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan masyarakat sekitar,” pungkas Agung.

Reporter : Rr

Berita Terkait

Polda Kaltim dan PJI Perkuat Sinergi, Kapolda: Pers dan Polri Harus Saling Menguatkan
HUT RI ke-81, RT 68 Balikpapan Utara Perkuat Kebersamaan Warga Lewat Beragam Kegiatan Lomba
Pelantikan DPD dan DPC APSI se-Kaltim, Momentum Baru Perkuat Profesionalisme Satpam
Semarak HUT RI ke-81, PT Benua Raya Grup Gelar Beragam Lomba, Perkuat Semangat Kebangsaan Karyawan
Kemerdekaan ke-81 RI, NasDem Balikpapan Serukan Aksi Nyata untuk Transformasi Kota
Semarak HUT RI ke-81, DPD Ikapakarti Balikpapan Satukan Ribuan Warga Lewat Jalan Santai, Bazar UMKM, dan Gebyar Budaya
Di Bawah Nahkoda H. Rian, LPM Muara Rapak Siap Berlayar! 60 Pengurus Baru Segera Dikukuhkan
Hasil Keringat 10 Tahun Lenyap, Rumah Milik Pedagang Coto Dilelang dan Dikosongkan Paksa Tanpa Putusan Pengadilan.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:34 WIB

Kaltim-Kaltara Rawan Jadi Destinasi 219 Ribu Pengungsi Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Bentuk Forkopdensi

Kamis, 3 September 2026 - 23:09 WIB

Polda Kaltim dan PJI Perkuat Sinergi, Kapolda: Pers dan Polri Harus Saling Menguatkan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Pelantikan DPD dan DPC APSI se-Kaltim, Momentum Baru Perkuat Profesionalisme Satpam

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Semarak HUT RI ke-81, PT Benua Raya Grup Gelar Beragam Lomba, Perkuat Semangat Kebangsaan Karyawan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Kemerdekaan ke-81 RI, NasDem Balikpapan Serukan Aksi Nyata untuk Transformasi Kota

Berita Terbaru