Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, angkat bicara soal terhentinya proses pembangunan salah satu proyek rumah sakit di kota ini. Kepada awak media, Rabu (12/11/2025).
Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut kini menjadi perhatian serius baik DPRD maupun Pemerintah Kota Balikpapan.
Menurut Alwi, proyek yang sebelumnya direncanakan melalui proses lelang itu ternyata tidak tuntas sesuai jadwal. Kondisi tersebut membuat DPRD harus segera melakukan langkah evaluasi.
“Ini juga menjadi perhatian kami. Kami akan berkomunikasi dengan TAPD dan tim Banggar untuk melihat kelanjutannya seperti apa. Pembahasan baru saja dilakukan, dan harapannya proyek ini tetap dilanjutkan. Jangan sampai terkesan mangkrak,” ujarnya.
Selain persoalan administrasi dan pembangunan, Alwi mengungkapkan adanya sejumlah kendala sosial yang muncul di lapangan.
Lokasi proyek yang sangat berdekatan dengan permukiman warga disebut menimbulkan dampak serius, mulai dari retaknya beberapa rumah hingga kerusakan jalan dan fasilitas umum.
“Setiap kali pekerjaan mau dilanjutkan, warga sering menghentikan karena merasa terdampak. Ini menjadi masalah yang harus ditangani dengan baik,” tambahnya.
Pihaknya berencana menggelar rapat internal terlebih dahulu untuk merumuskan skema penyelesaian proyek. Setelah itu, pihaknya akan memanggil TAPD, kontraktor, dan pihak terkait lainnya guna mendapatkan kejelasan langkah lanjutan.
“Kami mau rapat dulu dengan TAPD dan Banggar membahas aspek penganggarannya. Setelah itu baru kami panggil TAPD, kontraktor, dan lainnya,” tegas Alwi.
Ia memastikan, hasil pembahasan akan kembali disampaikan kepada media setelah keputusan skema lanjutan pembangunan proyek tersebut dirumuskan.
“Kita tunggu lanjutan pembahasan lanjutannya ya,” tutup Alwi. (*/Adv)
Penulis : Riel










