Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN — Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, memastikan program BPJS Kesehatan Gratis tetap aman dan tidak terdampak meskipun terjadi pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.
Hal itu ditegaskannya saat ditemui awak media di kantor DPRD Kota Balikpapan, Kamis (27/11/2025).
Gasali menyebut sektor kesehatan memang mengalami pengurangan anggaran yang cukup signifikan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemangkasan tersebut tidak akan berpengaruh pada layanan BPJS Kesehatan Gratis yang merupakan salah satu program prioritas dalam RPJMD Kota Balikpapan.
“Untuk program BPJS Kesehatan Gratis tidak terdampak. Yang terpengaruh pemangkasan itu lebih pada kegiatan pembangunan fisik,” jelas Gasali.
Menurutnya, pemerintah kota telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp95 miliar untuk pembiayaan BPJS Kesehatan Gratis tahun depan.
Anggaran tersebut dipastikan masih mencukupi, meskipun jumlah penduduk yang menjadi peserta terus bertambah setiap tahun.
“Tidak ada kenaikan anggaran, tapi tetap tersedia. Justru kami mendorong Dinas Sosial untuk memperbarui data peserta agar program ini tepat sasaran,” ujarnya.
Gasali menyoroti pentingnya validasi data penerima manfaat. Ia menyebutkan masih ada temuan di lapangan mengenai peserta yang seharusnya sudah tidak lagi berhak, namun namanya masih terdaftar dalam sistem.
“Saat ini Dinas Sosial sedang melakukan pemutakhiran data secara door to door. Jangan sampai orang yang sudah meninggal masih terbayar iurannya. Ini penting agar anggaran kita bisa digunakan secara maksimal dan tepat sasaran,” tegasnya.
Ia berharap data yang telah diperbarui bisa segera dilaporkan ke pemerintah pusat agar tidak ada lagi peserta yang menerima manfaat di luar ketentuan.
Validitas data, kata Gasali, menjadi faktor penting agar anggaran daerah benar-benar digunakan bagi warga yang berhak.(*/Adv)
Penulis : Riel










