Gasali Pastikan Program BPJS Kesehatan Gratis Tidak Terdampak Pemangkasan TKD

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali (foto/ariel)

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali (foto/ariel)

Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN — Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, memastikan program BPJS Kesehatan Gratis tetap aman dan tidak terdampak meskipun terjadi pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Hal itu ditegaskannya saat ditemui awak media di kantor DPRD Kota Balikpapan, Kamis (27/11/2025).

Gasali menyebut sektor kesehatan memang mengalami pengurangan anggaran yang cukup signifikan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemangkasan tersebut tidak akan berpengaruh pada layanan BPJS Kesehatan Gratis yang merupakan salah satu program prioritas dalam RPJMD Kota Balikpapan.

“Untuk program BPJS Kesehatan Gratis tidak terdampak. Yang terpengaruh pemangkasan itu lebih pada kegiatan pembangunan fisik,” jelas Gasali.

Baca Juga :  DPRD Mendesak Penindakan Titik Berbahaya Usai Insiden Tenggelamnya Enam Anak

Menurutnya, pemerintah kota telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp95 miliar untuk pembiayaan BPJS Kesehatan Gratis tahun depan.

Anggaran tersebut dipastikan masih mencukupi, meskipun jumlah penduduk yang menjadi peserta terus bertambah setiap tahun.

“Tidak ada kenaikan anggaran, tapi tetap tersedia. Justru kami mendorong Dinas Sosial untuk memperbarui data peserta agar program ini tepat sasaran,” ujarnya.

Gasali menyoroti pentingnya validasi data penerima manfaat. Ia menyebutkan masih ada temuan di lapangan mengenai peserta yang seharusnya sudah tidak lagi berhak, namun namanya masih terdaftar dalam sistem.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran Pusat Ganggu Program DPRD Balikpapan, UMKM hingga Pasar Kebun Sayur Terancam Mundur

“Saat ini Dinas Sosial sedang melakukan pemutakhiran data secara door to door. Jangan sampai orang yang sudah meninggal masih terbayar iurannya. Ini penting agar anggaran kita bisa digunakan secara maksimal dan tepat sasaran,” tegasnya.

Ia berharap data yang telah diperbarui bisa segera dilaporkan ke pemerintah pusat agar tidak ada lagi peserta yang menerima manfaat di luar ketentuan.

Validitas data, kata Gasali, menjadi faktor penting agar anggaran daerah benar-benar digunakan bagi warga yang berhak.(*/Adv)

Penulis : Riel

Berita Terkait

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
Balikpapan Menuju 2026, Fraksi PKB Tegas Awasi Fiskal dan Pembangunan Publik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:10 WIB

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 21:46 WIB

Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Berita Terbaru