Guru Berdaya, Siswa Berkualitas, Balikpapan Percepat Literasi AI dengan Gemini Academy

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Pamungkasnews.id, Balikpapan – Dalam momentum Hari Guru Nasional, Google Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan serta Pemerintah Kota Balikpapan menyelenggarakan Gemini Academy, sebuah program penguatan kompetensi kecerdasan artifisial (AI) yang diikuti lebih dari 2.000 guru dari seluruh Balikpapan.

Program ini dirancang untuk membekali pendidik dengan keterampilan AI yang aman, etis, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini sekaligus menjawab tuntutan transformasi pendidikan di era digital. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, peran guru menjadi semakin strategis sebagai fasilitator pembelajaran yang adaptif.

Inisiatif Gemini Academy merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Google dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia.

Screenshot

Studi Public First tahun 2025 menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat adopsi AI terbesar kedua di dunia. Fakta ini menggarisbawahi betapa pentingnya kompetensi digital,termasuk bagi guru,sebagai fondasi pembelajaran masa depan.

“Gemini Academy hadir untuk membantu guru memahami bagaimana AI dapat menjadi alat yang aman, intuitif, dan membantu mereka mengajar dengan lebih efektif. Pendidikan yang bermakna terjadi ketika guru diberdayakan, siswa terlibat aktif, dan teknologi dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Isya Hanum Kresnadi, Government Affairs Manager Google Indonesia, Rabu (26/10/2025).

Baca Juga :  Fraksi NasDem Soroti Layanan Air Bersih, Banjir, hingga Penurunan APBD 2026

Sejak diluncurkan pada 2024, Gemini Academy telah menjangkau lebih dari 286.000 guru di 38 provinsi. Kehadirannya di Balikpapan menjadi pilar penting untuk mempercepat literasi AI di sektor pendidikan daerah.

Screenshot

Balikpapan menjadi salah satu kota yang konsisten memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Pemerintah kota telah menyusun roadmap transformasi pendidikan yang menekankan perluasan pelatihan guru dan pemanfaatan teknologi pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Saat ini seluruh SD dan SMP di Balikpapan telah memiliki perangkat digital pendukung pembelajaran, membuka peluang besar untuk integrasi AI di ruang kelas.

“Peningkatan kapasitas guru merupakan fondasi untuk memperkuat kualitas pendidikan,” tegas Irfan Taufik, S.Ag., M.Si, Kepala Disdikbud Balikpapan.

Ia menambahkan bahwa pelatihan seperti Gemini Academy mempercepat upaya transformasi digital dengan membekali guru kemampuan menggunakan AI secara aman, etis, dan produktif.

“Inisiatif ini selaras dengan strategi daerah dalam menyiapkan pendidik menghadapi perubahan pola belajar era teknologi” bebernya.

Selain itu, Pemkot Balikpapan tengah memperluas ekosistem pembelajaran berbasis teknologi melalui program Sekolah Rujukan Google. Setiap kecamatan ditargetkan memiliki minimal satu sekolah rujukan yang berfungsi sebagai pusat praktik baik dan akselerator pemanfaatan teknologi pembelajaran.

Baca Juga :  Gandeng Pemkot Balikpapan, Nelly Turuallo Gelar Dialog Warga Bahas Stunting

“Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kualitas proses belajar-mengajar sekaligus memperkaya pengalaman belajar siswa agar lebih relevan dengan kebutuhan masa depan” kata Irfan.

Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci suksesnya transformasi teknologi.

“Kami ingin memastikan bahwa guru di Balikpapan tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi pionir dalam penerapan teknologi pendidikan. Kehadiran Gemini Academy memperkuat langkah kami menuju pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing,” ujarnya.

Dengan kemampuan AI yang tepat, guru dapat menghemat waktu persiapan materi, meningkatkan kreativitas, menyajikan pembelajaran yang lebih personal, serta meningkatkan partisipasi aktif siswa.

Melalui penyelenggaraan Gemini Academy, Google Indonesia dan Pemerintah Kota Balikpapan berharap semakin banyak guru yang mampu memanfaatkan AI secara bertanggung jawab.

Harapannya, inovasi teknologi dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bukan hanya bagi siswa di perkotaan, tetapi juga yang berada di wilayah terpencil.

“Dengan begitu, setiap anak, di mana pun mereka berada, bisa mendapatkan kesempatan belajar terbaik,” tandasnya.

 

Reporter : Ags

Berita Terkait

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
DPRD Balikpapan Sampaikan Ucapan HUT KORPRI Ke-54
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:10 WIB

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 21:46 WIB

Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Berita Terbaru