Iwan Wahyudi Serap Aspirasi Warga Gunung Samarinda: Krisis Air dan Masalah Sampah Jadi Sorotan Utama

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan Iwan Wahyudi kembali turun ke daerah pemilihannya dalam agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026, Selasa (21/10/2025) sore.

Kegiatan serap aspirasi tersebut digelar di lingkungan RT 01 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, dan dihadiri oleh perwakilan PTMB, Lurah Gunung Samarinda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan warga yang antusias menyampaikan beragam aspirasi dan keluhan.

Suasana reses berlangsung hangat namun serius. Warga satu per satu menyampaikan persoalan nyata yang selama ini dirasakan di lingkungan mereka, mulai dari krisis air bersih hingga persoalan kebersihan lingkungan yang dinilai tak kunjung membaik.

Dalam sambutannya, Iwan Wahyudi menegaskan bahwa reses adalah momen penting bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung denyut kehidupan masyarakat di lapangan.

“Reses bukan sekadar seremonial. Ini adalah ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka, dan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang benar-benar dibutuhkan warga,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh hasil serap aspirasi akan dihimpun dan dimasukkan ke dalam sistem Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Balikpapan agar dapat ditindaklanjuti secara terukur dan profesional oleh pemerintah.

“Setiap usulan tidak berhenti di forum ini. Semuanya akan kami bawa, kami kawal, dan kami perjuangkan agar masuk dalam RKPD,” tambahnya.

Salah satu keluhan paling krusial disampaikan oleh Sriati, warga RT 01, yang mengungkapkan bahwa air PDAM sudah tidak mengalir hampir tiga tahun terakhir.

Menurutnya, sekitar 10 hingga 15 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut terdampak langsung akibat air yang tak kunjung mengalir. Warga akhirnya harus membeli air tandon setiap tiga hari sekali, dengan biaya yang cukup memberatkan.

Baca Juga :  Kaltim-Kaltara Rawan Jadi Destinasi 219 Ribu Pengungsi Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Bentuk Forkopdensi

“Sudah hampir tiga tahun air PDAM mati total. Kami curiga sejak ada pemasangan pipa jaringan gas, aliran air jadi terganggu. Sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar Sriati disambut anggukan warga lainnya.

Warga menduga permasalahan itu terjadi akibat pengerjaan proyek jaringan gas beberapa tahun silam yang memengaruhi aliran pipa air PDAM.
Sebagai solusi jangka pendek, mereka berharap difasilitasi tandon besar dan pasokan air bersih agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi sembari menunggu perbaikan permanen.

“Daripada kami terus beli air setiap tiga hari, lebih baik pemerintah bantu tandon besar dan isi airnya bergilir untuk warga yang terdampak,” tambahnya.

Selain krisis air, persoalan kebersihan juga menjadi perhatian utama. Lulu, salah satu warga, mengeluhkan kondisi bak sampah di pinggir jalan RT 01 yang rusak dan tidak memadai. Setiap kali hujan deras, air meluap membawa sampah ke jalan raya hingga mengganggu pengguna jalan dan menimbulkan bau tidak sedap.

“Bak sampahnya sudah rusak. Kalau hujan, sampah keluar ke jalan raya, mengganggu warga dan pengendara. Kami minta diperbaiki atau diganti yang lebih bagus,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan agar pemerintah membuat papan larangan besar dan permanen bertuliskan “Dilarang Buang Sampah Siang Hari”, karena kebiasaan warga membuang sampah di waktu yang tidak tepat menyebabkan bau menyengat di siang hari.

Baca Juga :  Polda Kaltim dan PJI Perkuat Sinergi, Kapolda: Pers dan Polri Harus Saling Menguatkan

“Kalau ada aturan tertulis dan terlihat jelas, warga jadi lebih disiplin. Sekarang baunya luar biasa kalau siang,” tambah Lulu.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Iwan Wahyudi menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan yang diterima akan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait, baik PDAM, Dinas Lingkungan Hidup, maupun pemerintah kelurahan.

“Saya berkomitmen, semua usulan ini tidak akan berhenti di sini. Untuk masalah air, akan kami sampaikan ke PDAM agar segera dilakukan investigasi dan perbaikan. Sedangkan terkait bak sampah dan penataan lingkungan, akan kami masukkan dalam program kerja agar bisa direalisasikan,” ungkapnya.

Politisi yang dikenal aktif turun ke lapangan ini menilai, kehadiran warga yang berani berbicara menunjukkan tingkat kepedulian sosial yang tinggi.

“Kita butuh warga yang berani menyuarakan persoalan lingkungan. Ini bentuk kepedulian yang patut diapresiasi. DPRD tidak bisa bekerja sendiri tanpa partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan reses yang berlangsung hingga menjelang malam itu diakhiri dengan sesi dialog interaktif. Warga tampak puas karena aspirasi mereka didengar langsung oleh wakil rakyat yang hadir tanpa jarak.

Iwan Wahyudi menutup kegiatan dengan pesan bahwa fungsi DPRD bukan hanya membuat kebijakan, tetapi memastikan suara rakyat benar-benar sampai ke meja perencanaan pemerintah.

“Kami akan kawal aspirasi ini sampai ada hasil nyata. Karena tugas kami di DPRD adalah memastikan setiap keluhan masyarakat diterjemahkan menjadi kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.(*/Adv)

Penulis : Agus

Berita Terkait

Kaltim-Kaltara Rawan Jadi Destinasi 219 Ribu Pengungsi Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Bentuk Forkopdensi
Polda Kaltim dan PJI Perkuat Sinergi, Kapolda: Pers dan Polri Harus Saling Menguatkan
HUT RI ke-81, RT 68 Balikpapan Utara Perkuat Kebersamaan Warga Lewat Beragam Kegiatan Lomba
Pelantikan DPD dan DPC APSI se-Kaltim, Momentum Baru Perkuat Profesionalisme Satpam
Semarak HUT RI ke-81, PT Benua Raya Grup Gelar Beragam Lomba, Perkuat Semangat Kebangsaan Karyawan
Kemerdekaan ke-81 RI, NasDem Balikpapan Serukan Aksi Nyata untuk Transformasi Kota
Semarak HUT RI ke-81, DPD Ikapakarti Balikpapan Satukan Ribuan Warga Lewat Jalan Santai, Bazar UMKM, dan Gebyar Budaya
Di Bawah Nahkoda H. Rian, LPM Muara Rapak Siap Berlayar! 60 Pengurus Baru Segera Dikukuhkan
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:34 WIB

Kaltim-Kaltara Rawan Jadi Destinasi 219 Ribu Pengungsi Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Bentuk Forkopdensi

Kamis, 3 September 2026 - 23:09 WIB

Polda Kaltim dan PJI Perkuat Sinergi, Kapolda: Pers dan Polri Harus Saling Menguatkan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Pelantikan DPD dan DPC APSI se-Kaltim, Momentum Baru Perkuat Profesionalisme Satpam

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Semarak HUT RI ke-81, PT Benua Raya Grup Gelar Beragam Lomba, Perkuat Semangat Kebangsaan Karyawan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Kemerdekaan ke-81 RI, NasDem Balikpapan Serukan Aksi Nyata untuk Transformasi Kota

Berita Terbaru