Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN – Meningkatnya mobilitas warga di kawasan Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan untuk memperluas layanan Balikpapan City Transport (BCT) ke wilayah tersebut.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas tingginya kebutuhan transportasi publik sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli, mengatakan perluasan koridor menuju BSCC Dome menjadi bagian dari persiapan menuju pelimpahan kewenangan pengelolaan transportasi publik dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ke pemerintah kota.
“Hingga tahun 2026, operasional BCT masih menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub. Sementara kami di daerah menyiapkan arah pengembangannya, termasuk rencana perluasan layanan menuju BSCC Dome,” jelas Fadli, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, kawasan BSCC Dome telah berkembang menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat Balikpapan, baik olahraga, pameran, hingga kegiatan sosial berskala besar sehingga akses transportasi yang memadai menjadi kebutuhan mendesak.
“Kami melihat pola mobilitas di sekitar BSCC mirip dengan kawasan bandara, yaitu padat di jam-jam tertentu dan menjadi simpul kegiatan warga. Karena itu, kehadiran BCT di sana akan sangat membantu mengurangi kemacetan dan memperluas akses publik,” ujarnya.
Dishub Balikpapan kini tengah melakukan pemetaan teknis terkait rencana perluasan tersebut. Kajian mencakup kebutuhan armada, pembangunan halte baru, integrasi rute dengan koridor yang sudah ada, serta analisis efisiensi jarak dan waktu tempuh.
Rencana ini juga mengacu pada keberhasilan layanan BCT di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, yang terbukti meningkatkan konektivitas dan kenyamanan perjalanan warga.
Pihaknya menargetkan kajian dan persetujuan perluasan koridor dapat rampung sebelum akhir 2025, agar bisa segera masuk tahap implementasi awal pada 2026.
“Kami berharap perluasan ke BSCC bisa mulai berjalan sebelum 2026 berakhir. Ini akan menjadi proyek penting menuju sistem transportasi kota yang lebih terintegrasi,” tutur Fadli.
Ke depan, Dishub Balikpapan menargetkan BCT tidak hanya menjadi moda transportasi harian, tetapi juga tulang punggung mobilitas menuju kawasan strategis kota.
Dengan penambahan rute baru ini, masyarakat diharapkan memiliki alternatif transportasi yang lebih nyaman, efisien, dan ramah lingkungan.
“Visi kami adalah menciptakan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan dapat diandalkan, sehingga masyarakat lebih memilih naik BCT daripada kendaraan pribadi,” pungkasnya. (*)
Penulis : Agus










