Rencana Pembangunan Pasar Induk Graha Indah Terus Dimatangkan, Komisi II DPRD Balikpapan Soroti Status Lahan

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN – Tahapan rencana pembangunan pasar induk di kilometer 5,5 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, kembali digarap serius oleh Komisi II DPRD Kota Balikpapan bersama Dinas Perdagangan (Disdag).

Pembahasan lanjutan ini digelar melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat Kantor Disdag Balikpapan, Senin (17/11/2025) dengan melibatkan jajaran Disdag dan pihak konsultan perencanaan.

RDP tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono; Ketua Komisi II, Fauzi Adi Firmansyah; Sekretaris Komisi II, Taufik Qul Rahman; serta sejumlah anggota legislatif lainnya. Dari pihak pemerintah, hadir pula perwakilan Disdag Kota Balikpapan bersama tim konsultan yang menyusun master plan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menyatakan bahwa pasar induk tersebut akan dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota Balikpapan seluas 9 hektare. Menurutnya, pertemuan ini kembali digelar untuk memperjelas konsep dan desain awal pembangunan.

“Hari ini kami ekspos kembali dengan mitra kami Dinas Perdagangan terkait master plan pasar induk yang rencananya akan dibangun di kilometer 5,5 Graha Indah. Dalam pembahasan lanjutan ini, kita juga mendengarkan pemaparan dari konsultan,” ujar Adi.

Baca Juga :  Family Gathering Pamungkas Group di Pantai Manggar, Perkuat Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan

Namun, dari pemaparan konsultan ditemukan adanya catatan penting. Dari total 9 hektare lahan tersebut, sekitar 4 hektare diduga telah menjadi kawasan hunian masyarakat setempat.

“Ternyata masih ada catatan yang belum clear. Sebagian lahan seluas 4 hektare masih dikuasai masyarakat dan sudah menjadi hunian,” jelasnya.

Atas kondisi itu, Komisi II meminta konsultan untuk tidak melanjutkan desain maupun perencanaan di area yang masih berpotensi bersengketa. Adi menegaskan bahwa fokus perencanaan harus dialihkan ke lahan yang statusnya benar-benar sudah menjadi milik Pemkot.

“Harus fokus di lahan yang memang sudah real menjadi milik pemerintah kota, untuk menghindari permasalahan di kemudian hari,” tegasnya.

Komisi II juga merekomendasikan Disdag segera melakukan pemagaran pada lahan 5 hektare yang dinyatakan tidak bersengketa. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah penguasaan lahan secara ilegal, baik oleh warga maupun pihak lain.

“Pemagaran ini untuk mengantisipasi penguasaan lahan, sehingga tidak menambah kerumitan nantinya,” ungkap Adi.

Baca Juga :  Family Gathering Pamungkas Group di Pantai Manggar, Perkuat Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan

Terkait dugaan sengketa atas 4 hektare lahan lainnya, ia berharap persoalan tersebut segera diselesaikan. Meski demikian, menurut informasi dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), hingga kini belum ada masyarakat yang secara resmi mengajukan sengketa atas lahan tersebut.

“Sampai hari ini belum ada masyarakat yang mengajukan sengketa. Pemerintah kota masih menyatakan lahan 9 hektare itu miliknya. Kita menunggu kepastian hukum atas lahan tersebut,” jelas politisi Partai Golkar itu.

Adi menyebutkan bahwa pembahasan lanjutan akan kembali digelar melalui RDP di gedung DPRD Balikpapan untuk menyamakan persepsi semua pihak, terutama terkait master plan dan arah perencanaannya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pembangunan pasar induk ini merupakan program prioritas Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Meski menjadi program strategis, pembangunan tidak bisa dilakukan tergesa-gesa tanpa melalui tahapan perencanaan yang matang.

“Rencana pembangunan akan dilakukan pada 2027 atau 2028, tergantung status lahannya. Harus dipastikan clear, tidak ada masalah apa pun,” pungkasnya.(*/Adv)

Penulis : Riel

Berita Terkait

Family Gathering Pamungkas Group di Pantai Manggar, Perkuat Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan
Kaltim-Kaltara Rawan Jadi Destinasi 219 Ribu Pengungsi Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Bentuk Forkopdensi
Polda Kaltim dan PJI Perkuat Sinergi, Kapolda: Pers dan Polri Harus Saling Menguatkan
HUT RI ke-81, RT 68 Balikpapan Utara Perkuat Kebersamaan Warga Lewat Beragam Kegiatan Lomba
Pelantikan DPD dan DPC APSI se-Kaltim, Momentum Baru Perkuat Profesionalisme Satpam
Semarak HUT RI ke-81, PT Benua Raya Grup Gelar Beragam Lomba, Perkuat Semangat Kebangsaan Karyawan
Kemerdekaan ke-81 RI, NasDem Balikpapan Serukan Aksi Nyata untuk Transformasi Kota
Semarak HUT RI ke-81, DPD Ikapakarti Balikpapan Satukan Ribuan Warga Lewat Jalan Santai, Bazar UMKM, dan Gebyar Budaya
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 02:47 WIB

Family Gathering Pamungkas Group di Pantai Manggar, Perkuat Silaturahmi dan Semangat Kebersamaan

Kamis, 17 September 2026 - 09:34 WIB

Kaltim-Kaltara Rawan Jadi Destinasi 219 Ribu Pengungsi Luar Negeri, Ditjen Imigrasi Bentuk Forkopdensi

Kamis, 3 September 2026 - 23:09 WIB

Polda Kaltim dan PJI Perkuat Sinergi, Kapolda: Pers dan Polri Harus Saling Menguatkan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:25 WIB

HUT RI ke-81, RT 68 Balikpapan Utara Perkuat Kebersamaan Warga Lewat Beragam Kegiatan Lomba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Pelantikan DPD dan DPC APSI se-Kaltim, Momentum Baru Perkuat Profesionalisme Satpam

Berita Terbaru