Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN – Upaya Pemerintah Kota Balikpapan memperbaiki kualitas layanan pendidikan terus dilakukan.
Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah penambahan sekitar 500 guru baru untuk jenjang SD hingga SMP pada tahun mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik yang selama ini masih dirasakan belum ideal.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen akan dibiayai penuh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan. Formasi yang dibuka mencakup tenaga ASN dan PPPK, menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah di tiap wilayah.
“Penambahan guru ini nantinya menggunakan anggaran APBD Kota Balikpapan. Semua dari APBD, ada yang ASN dan ada juga dari P3K,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Meski demikian, Rahmad menjelaskan bahwa kebutuhan guru di tingkat SMA dan SMK merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kaltim.
Ia mendorong provinsi mempercepat pembangunan sekolah baru karena daya tampung SMA/SMK saat ini tidak sebanding dengan jumlah lulusan SMP di Balikpapan.
“Tahun depan akan dibangun SMK 9. Ada beberapa SMA lagi yang kita minta untuk dibangun, karena kita kekurangan,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah kota juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan guru sepanjang kemampuan APBD memungkinkan. Rahmad menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengupayakannya jika kondisi fiskal mendukung.
Terpisah, Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, menyebut bahwa pemenuhan sarana pendidikan turut berjalan seiring. Tahun ini, pembangunan SD 022 Balikpapan Timur sedang berlangsung, dan pada 2026 pemerintah kota dijadwalkan membangun SMP baru di kawasan Grand City.
Irfan mengakui bahwa kekurangan tenaga pendidik masih menjadi masalah utama, terutama di jenjang SD. Dari sekitar 13 ribu guru yang ada, kebutuhan ideal berada di kisaran 600 hingga 1.000 orang tambahan. Namun kemampuan anggaran daerah baru mampu mencakup sekitar 600 formasi.
“Kita adopsi konsep dari daerah seperti DKI dan Makassar untuk rekrutmen 2026, supaya kekurangan guru bisa semakin berkurang,” pungkasnya.(*/Adv Diskominfo Balikpapan)
Penulis : Agus










