BalikpapanPemkot Balikpapan

Walikota Akan Telusuri Mahalnya Tiket Parkir Konser Musik Stadion Batakan

BALIKPAPAN, PAMUNGKASNEWS.ID – Mahalnya tarif parkir kendaraan roda dua maupun roda empat pada saat konser musik Sound Session di Stadion Batakan Balikpapan pada Sabtu (27/8/2022) lalu, menjadi perbincangan khalayak ramai.

Bahkan pemberitaan kupon parkir yang tertera nama LPM Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur terdengar Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud.

Menanggapi hal tersebut, Walikota akan mencoba telusuri pemberitaan kupon parkir yang dikenakan harga Rp 10 ribu untuk sepeda motor dan Rp 40 ribu untuk kendaraan roda empat. Pasalnya, informasi ini baru diterima tadi pagi, Selasa (30/8/2022).

“Kita akan telesuri dulu. Kita akan tanyakan dulu,” ucapnya kepada awak media di Kantor Wali Kota Balikpapan, Selasa (30/8/2022).

Sebenarnya hal itu tidak diperbolehkan, lanjutnya tetapi pihaknya akan mencari informasi penyebabnya terlebih dahulu. sehingga pemungutan yang berlebihan itu bisa terjadi.

“Kita akan liat apa penyebabnya. Nanti kita akan sampaikan,” ungkapnya.

Rahmad mengatakan Stadion Batakan merupakan aset Pemerintah Daerah tetapi pemungutan ini bukan kerja sama dengan Pemerintah Daerah. Sedangkan lahan parkir yang digunakan belum diketahui milik Pemerintah Daerah atau bukan, sehingga akan ditelusuri lebih lanjut.

“Kita akan telusuri,” terangnya.

Di tempat yang berbeda, Ketua LPM Manggar Kecamatan Balikpapan Timur, Ghazali membenarkan apabila kupon parkir tersebut mengatasnamakan LPM Manggar.

Walaupun sebenarnya terdapat 28 Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) yang tergabung dalam kupon parkir itu.

“Besaran memang sesuai yang tertera di karcis itu, motor Rp 10 ribu dan mobil Rp 40 ribu,” tuturnya.

Ghazali mengatakan tidak semua lahan parkir di kelola mengatasnamakan LPM Manggar tetapi ada juga masyarakat umum. Hasil dari parkir itu tidak disetorkan kepada Kas Daerah tetapi dibagi untuk 28 OKP.

“Saya turun menangani itu tujuan bukan mencari sesuatu disana tetapi lebih mengedepankan bagaimana kondusifitas lingkungan di Balikpapan Timur, karena kalau masing-masing takutnya ada bentrok komunikasi, sehingga saya turun untuk mewadahi ini semua,” ungkapnya.

Reporter : NKE

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 82 = 89

Back to top button
×