Warga RT 37 Batu Ampar Berinovasi, Bakal Sulap Sampah Rumah Tangga Menjadi Rupiah

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamungkasnews.id, Balikpapan – Warga RT 37 Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara mulai berinovasi, mereka akan menyulap sampah rumah tangga menjadi bahan bernilai ekonomis pada Januari 2025 mendatang.

Inovasi ini juga menjadi jalan keluar yang efektif dari penumpukan sampah baik yang organik maupun non organik di lingkungan.

Dengan inovasi ini, sampah rumah tangga yang sebelumnya hanya di musnahkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau dengan dibakar, maka akan di olah menjadi pupuk organik dan non organik yang memiliki nilai jual di masyarakat. Sehingga dapat menghasilkan rupiah.

Rencana ini sudah dipersiapkan secara matang, mulai dari tempat memilah sampah organik dan non organik, Tempat Penampungan Sementara (TPS), hingga tempat pemprosesan untuk menjadi pupuk.

Ketua RT 37, Sunaryo, mengungkapkan inovasi ini datang warga di lingkungannya untuk menjadikan sampah rumah tangga menjadi bahan yang bernilai ekonomis, sakaligus untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Rumah produksinya sudah siap, sudah kita bangun, tinggal pelaksanaannya saja nanti di bulan Januari 2025,” kata Sunaryo, Jum’at, (20/12/2024).

Baca Juga :  Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027

Sunaryo mengungkapkan, rencana ini sebelumnya juga didukung oleh Lembaga Perberdayaan Masyarakat (LPM) Batu Ampar. Bentuk dukungan ini sebagai sebuah hasil Study Banding yang sudah dilakukan sebelumnya ke beberapa daerah.

 

Selain dukungan dari LPM, ia mengaku, dalam membangun rumah produksi ini pihaknya juga mendapat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui Program Kampung Iklim (Proklim) dan bank dunia, serta hasil swadaya dengan nilai total Rp 63 juta rupiah.

“Rencana ini untuk mengurai penumpakan sampah di lingkungan, sehingga kita manfaatkan untuk di olah menjadi pupuk organik dan non organik,” ujarnya.

Untuk memproduksi dua jenis pupuk ini, Sunaryo menjelaskan pihaknya akan memilah jenis sampah. Untuk bahan pupuk organik akan di olah dari sisa makanan seperti sayuran, nasi, kulit telur, buah-buahan yang sudah membusuk, daun-daunan serta lainnya.

“Bahan olahan sampah organik ini akan menjadi pupuk cair yang sangat bermanfaat untuk kesuburan tanah, dan segala bentuk jenis tanaman,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPRD Desak PT PMCK Tuntaskan Hak Pekerja yang Di-PHK Sepihak

Berbeda dengan pupuk non organik atau padat, untuk memproduksinya harus menggunakan bahan yang berasal dari sampah plastik, limbah kayu, kertas dan logam.

“Dengan bahan ini kita bisa buat untuk paving blok atau bata ringan, hanya saja harus dicampur dengan semen putih. Hasilnya bisa kita pasarkan ke masyarakat,” tuturnya.

Sunaryo mengatakan, upaya ini untuk mengurangi jumlah volume sampah terutama sampah rumah tangga, sekaligus sebagai edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan serta cara pemanfaatannya menjadi bahan bernilai ekonomis.

“Upaya ini bisa menjadi pilot project bagi lingkungan masyarakat yang lain. Tidak hanya di Kelurahan Batu Ampar, tapi juga di Kota Balikpapan. Karena dua jenis pupuk ini bisa menjadi peluang bagi ekonomi warga,” ucap Sunaryo.

“Hasil pengolahan pupuk organik ini nantinya akan digunakan untuk segala jenis tanaman yang ada di lingkungan RT 37, salah satunya kebun “Sumber Berkah” yang merupakan hasil budidaya warga. Selain itu, akan dipasarkan ke masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Fz

Berita Terkait

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027
Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL
Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat
Daeng Lala Soroti Minimnya Penggunaan Life Jacket di Kapal Klotok Kampung Baru
Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen
Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera
DPRD Balikpapan dan Pemkot Sepakati APBD Tahun 2026 Sebesar 3.3 Triliun
DPRD Balikpapan Sampaikan Ucapan HUT KORPRI Ke-54
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:10 WIB

Balikpapan Open Body Fitness 2025 Resmi Dibuka, PBFI Fokus Cetak Atlet Menuju Porprov 2027

Senin, 1 Desember 2025 - 11:20 WIB

Komisi IV DPRD Balikpapan Terima Audiensi Universitas Mulia, Bahas Kelanjutan Kuliah Gratis POL

Jumat, 28 November 2025 - 22:26 WIB

Muhammad Hamid Ingatkan Anak Muda Kurangi Nongkrong, Jaga Pola Hidup Sehat

Jumat, 28 November 2025 - 19:44 WIB

Marak di Malam Hari, DPRD Minta Satpol PP Intensifkan Patroli Anjal dan Pengamen

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Fraksi Golkar DPRD Balikpapan Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana di Sumatera

Berita Terbaru