Pamungkasnews | Balikpapan, 12 April 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Balikpapan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun arah baru perjuangan politik partai.
Kegiatan yang berlangsung di Horizon Hotel Kota Balikpapan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD PAN Kota Balikpapan, Ardiansyah Noor, serta dihadiri jajaran pengurus DPW PAN Kalimantan Timur, di antaranya Sekretaris DPW PAN Kaltim Jasno dan Ketua Harian DPW PAN Kaltim Sigit Wibowo, bersama kader PAN se-Kota Balikpapan.
Saat ditemui awak media Ardiansyah menegaskan bahwa Muscab VI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum krusial dalam menentukan arah dan masa depan PAN di Kota Balikpapan.
“Muscab ini bukan sekadar formalitas organisasi. Ini adalah momentum evaluasi total, sekaligus ruang untuk melahirkan gagasan-gagasan besar demi kemajuan PAN ke depan,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh kader harus menjadikan Muscab sebagai ajang tolak ukur dan pembenahan diri secara menyeluruh, dengan sikap jujur dalam melihat kekuatan dan kelemahan organisasi.
“Kita harus jujur melihat kekuatan dan kelemahan kita. Dari situ kita bangun strategi yang lebih tajam, adaptif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ardiansyah, soliditas internal merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap partai.
“Saya ingin PAN Balikpapan ke depan semakin solid. Tidak ada lagi sekat-sekat internal. Kita harus bergerak dalam satu barisan, dengan semangat yang sama untuk membesarkan partai,” katanya.
“Loyalitas kader bukan hanya soal kehadiran, tetapi tentang kontribusi nyata dan komitmen untuk bekerja bersama membangun PAN yang lebih kuat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi dinamika politik modern yang terus berkembang.
“Cara-cara lama tidak bisa lagi kita gunakan. PAN harus tampil sebagai partai yang inovatif, kreatif, dan mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat,” tegas Ardiansyah.
“Politik ke depan adalah politik gagasan. Siapa yang mampu menawarkan solusi terbaik, dialah yang akan memenangkan hati rakyat,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, Ardiansyah juga mengajak seluruh kader untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat, tidak hanya pada momentum politik semata.
“Jangan hanya hadir saat momentum politik. Kita harus hadir setiap saat, mendengar, memahami, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Muscab VI menjadi momentum penting dalam melahirkan kepemimpinan baru yang berintegritas dan visioner.
“Kita butuh pemimpin yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga memiliki visi besar untuk membawa PAN menjadi partai yang relevan dan dipercaya masyarakat,” katanya.
“Regenerasi itu penting. Kita harus memberi ruang bagi kader-kader muda untuk tampil dan berkontribusi,” sambungnya.
Sebelum mengakhiri Ardiansyah menyampaikan optimisme terhadap masa depan PAN di Kota Balikpapan.
“Saya yakin, dengan kebersamaan, kerja keras, dan semangat inovasi, PAN Balikpapan akan semakin maju dan mampu menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan,” ujarnya.
“Mari kita jadikan Muscab ini sebagai titik awal kebangkitan baru PAN Balikpapan,” pungkasnya.
Reporter : Ags











