DPRD Balikpapan

Bertempat di Seketariat Partai Hanura Simon Sulean Gelar Serap Aspirasi Masa Sidang III Tahun 2022

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Memasuki Masa Sidang III Tahun 2022
Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan Simon Sulean SE menggelar Serap Aspirasi (Reses) di sekretariat Partai Hanura, Jln Marsma R Iswahyudi, Kelurahan Gn Bakaran, Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (31/10/2022).

Berbagai aspirasi disampaikan warga dalam Reses yang digelar Simon Sulean, selain dari Infrastruktur, PJU , sarana olah raga juga menjadi aspirasi warga yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Seperti yang disampaikan Linda warga RT 07, dirinya meminta agar Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di depan kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DPOP) agar lebih terang. Pasalnya jalan tersebut merupakan tikungan dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, Linda juga meminta dibuatkan tanda penyebrangan jalan (Zebra Cross) dan tanda larangan parkir yang ada di perjelas, sehingga tidak ada lagi kendaraan yang parkir di bahu jalan. Sementara itu, Muhammad Ali selaku Ketua RT 01 meminta agar pembangunan drainase dari RT 01 sampai RT 07 bisa segera di realisasikan.

“Sebelumnya saya berterima kasih, kalau usulan saya sebelumnya seperti masalah PJU sudah terpasang dan menyala, sementara untuk jalan juga sudah dapat dirasakan warga, hanya saja untuk permasalahan drainase saja,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, warga juga meminta agar usulan adanya Hydrant agar disegerakan. Selain itu keberadaan Gerobak Sampah juga sangat diperlukan warga, mengingat pemukiman warga dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sangat jauh.

Menyikapi usulan yang disampaikan warga, Simon Sulean mengatakan keberadaan penyeberangan jalan “Zebra Cross” sudah pernah diusulkan dirinya sejak 2 Tahun lalu ke Dinas Perhubungan, hanya saja jalan depan kantor DPOP merupakan jalan milik Pemerintah Provinsi, sehingga itu menjadi wewenangnya provinsi.

“Saya sudah usulkan 2 tahun lalu, tapi informasinya jalan tersebut milik Provinsi, tapi saya akan terus minta keberadaan penyeberangan jalan, karena sampai sekarang saya masih memiliki data-data insiden kecelakaan yang terjadi di depan kantor DPOP, dan kita inginkan agar itu semua bisa terealisasi, sehingga tidak ada lagi musibah kecelakaan disitu,” terangnya.

Sementara itu, terkait usulan Gerobak Sampah. Simon mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terlebih dahulu apakah bisa dibantu pengadaan Gerobak Sampah.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta ke masyarakat agar dapat bergotong royong untuk biaya pengangkutan sampah dari rumah-rumah sampai menuju ke Tempat Penampungan Akhir (TPA)

“Ya..kita akan berkoordinasi dengan DLH apakah bisa dibantu Gerobak Sampah. Kita juga minta warga bergotong royong masala biaya, agar sampah warga bisa di angkut menggunakan truk sampah,” ucapnya.

“Mudahan masalah sampah di RT 06 dan 07 ini bisa selesai, karena masalah sampah ini sudah terlalu lama,” tambahnya.

Simon menambahkan, selain berkoordinasi dengan DLH, pihaknya akan mencari alternatif lain dengan memanfaatkan dana Corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang ada di Balikpapan Selatan. Sebab itulah pihaknya akan mencoba meminta agar Ketua RT menyurat ke perusahaan yang ada agar bisa mendapatkan bantuan CSR berupa Gerobak Sampah.

“Itu salah satu alternatif untuk pengadaan Gerobak Sampah untuk warga, karena kita ketahui anggaran pemerintah kota (Pemkot) terbatas, jadi CSR perusahaan bisa menjadi alternatif lain,” bebernya.

Ditempat yang sama, Sanrang selaku Lurah Sungai Nangka menyampaikan, belum terealisasinya sejumlah usulan warga bisa terjadi dikarenakan beberapa hal, antaranya bisa disebakan adanya keterbatasan baik dari segi anggaran, lahan dan musibah non alam seperti adanya pandemi covid-19. Sehingga sejumlah anggaran yang sudah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, kemudian dialihkan untuk penanganan pandemi.

Selanjutnya, menyikapi terkait usulan Hydrant, Sanrang mengatakan keberadaan Hydrant akan direalisasikan di anggaran tahun depan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kemungkinan akan direalisasikan tahun depan, karena ini program dari BPBD Kota Balikpapan. Dimana nantinya dilingkungan warga tersebut akan dibuatkan penampungan air hujan, yang kemudian disiapkan pompa. Dan apabila terjadi suatu musibah air tersebut bisa digunakan,” ucapnya.

Sedangkan terkait, jalan yang sering tergenang air. Sanrang akan mencoba turun langsung meninjau lokasi yang dimaksud, sehingga diketahui permasalahannya.

“Saya tidak bisa jawab panjang lebar masalah jalan yang tergenang air (becek), karena saya belum turun melihat langsung. Dan secepatnya akan saya tinjau lokasi yang dimaksud oleh warga tersebut,” tandasnya.

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

59 − 54 =

Back to top button
×