Cegah Karhutla, Polri Luncurkan Aplikasi ASAP Digital Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 23 Juli 2022 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALIKPAPAN, PAMUNGKASNEWS.ID – Program Aplikasi Sistem Pengendalian Asap (ASAP) digital nasional mulai diimplementasikan di Kaltim. Di mana Aplikasi ASAP digital nasional ini digunakan sebagai alat mendeteksi adanya titik panas api.

Selain itu aplikasi tersebut memungkinkan para petugas dengan cepat mengetahui titik api sehingga dapat meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

ASAP digital nasional juga terintegrasi dengan aplikasi penanganan Karhutla, yang dimiliki oleh sejumlah kementerian atau lembaga, BUMN dan Kepolisian Daerah jajaran.

Dalam kegiatan penandatanganan kontrak kerjasama dan launching Aplikasi ASAP Digital Nasional di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan pada Kamis (21/7/2022), Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto menjelaskan bahwa sebelumnya di daerah juga sudah memiliki aplikasi pencegahan karhutla dengan mengadopsi kearifan lokal, seperti Aplikasi Lembuswana.

“Mengawali pembangunan untuk mengimplementasikan program nasional ASAP Digital yang sebenarnya di kewilayahan memiliki program yang sudah mengadopsi kearifan lokal dengan memanfaatkan teknologi.”ungkap Imam menjawab pertanyaan awak media.

Dia memaparkan ASAP Digital Nasional menjadi induk dari semua aplikasi yang ada sehingga terintegrasi. Sejumlah kamera CCTV juga sudah dipasang sebanyak 8 titik di Kaltim.

Untuk sementara baru ada di dua Kabupaten yang dipasang CCTV yakni Kabupaten Paser sebanyak 7 titik dan Kabupaten Kutai Timur sebanyak 1 titik ditempatkan di Base Transceiver Station (BTS) milik PT Telkom.

“Hari ini kita optimal kan dengan menambah kamera CCTV yang mana kita bekerja sama dengan Telkom dan mengajak para pelaku usaha untuk bekerjasama melakukan pengawasan terhadap kebencanaan khususnya kebakaran Hutan dan Lahan (Karhurla),”paparnya.

Imam menjelaskan dua wilayah itu menjadi atensi, dikarenakan berpotensi terjadinya Karhutla. Terlebih dua kabupaten itu menjadi lokasi kebun sawit terbesar di Kaltim.

“Terutama di daerah yang saat ini banyak kebun sawit dan kehutanan dan khususnya di wilayah yang mengandung lahan gambut. Daerah yang memiliki kebun sawit luas itu potensial terjadinya kebakaran hutan ini yang perlu diantisipasi.”jelasnya.

Bupati Kabupaten Paser, Fahmi Fadli menyambut baik dengan adanya pemasangan kamera CCTV di setiap BTS yang difungsikan memonitor titik api diwilayahnya. Dia meminta agar ditambah kamera CCTV.

“Kita bekerjasama dengan PT Telkom di mana menara telkom yang terpasang di situ akan dipasang CCTV di situ untuk pemantauan. Saat ini ada 7 titik di Paser, kalau bisa sebanyak-banyaknya tergantung Telkom banyak menara maka kita banyak juga pasang CCTV nya.”timpalnya.

Executive Vice President (EVP) Telkom Regional 6 Kalimantan, Fera Ferbrayanti menambahkan aplikasi ini suatu sistem analis pengenalan terjadinya Karhutla memonitoring dan mengendalikan agar tidak terjadi kebakaran hutan yang semakin luas.

“Di kaltim akan diimplementasikan aplikasi ASAP semoga nanti akan dilakukan di daerah provinsi lain, secara utuh untuk Indonesia.”katanya.

Fera menjelaskan bahwa tugas Telkom saat ini adalah mendigitalisasi Indoneisa di semua sektor yang ditugaskan oleh negara.

“Salahsatunya sektor yang digitalkan itu terkait dengan kehutanan ada pencegahan kebakaran yang dapat terintegrasi dengan semu sektor. Telkom dalam hal ini ditugaskan menyediakan infrastruktur sehingga bisa memonitoring,”tandasnya

Reporter :Did

Berita Terkait

Perdana Digelar di Balikpapan, IEE Series 2026 Perkuat Transformasi Industri Energi dan Engineering Indonesia Timur
Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia, AJI Balikpapan Soroti Bahaya Swasensor dan Runtuhnya Independensi Redaksi
DPRD Kaltim Bergerak Cepat: 7 Fraksi Sepakat Gulirkan Hak Angket Usai Aksi Massa
Spanduk #Kaltim Darurat KKN Dibentangkan di Kantor Gubernur, Aksi Massa Memuncak hingga Pembubaran Paksa
4.075 Warga Siap Demo 21 April, Aliansi Kaltim Sasar DPRD dan Kantor Gubernur, Soroti Dinasti Politik
Harga BBM April 2026 Dipastikan Stabil, Pemerintah Jamin Daya Beli Rakyat
Sidak Komisi II DPRD Balikpapan Ungkap Masalah Pasar Tradisional, dari Kios Kosong hingga Tarif Sewa
Pelarian Muraker Kristian Lumban Gaol Berakhir, Buronan Kejari Balikpapan Diciduk di Jakarta Selatan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:05 WIB

Perdana Digelar di Balikpapan, IEE Series 2026 Perkuat Transformasi Industri Energi dan Engineering Indonesia Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:04 WIB

Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia, AJI Balikpapan Soroti Bahaya Swasensor dan Runtuhnya Independensi Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 03:27 WIB

DPRD Kaltim Bergerak Cepat: 7 Fraksi Sepakat Gulirkan Hak Angket Usai Aksi Massa

Rabu, 22 April 2026 - 03:18 WIB

Spanduk #Kaltim Darurat KKN Dibentangkan di Kantor Gubernur, Aksi Massa Memuncak hingga Pembubaran Paksa

Senin, 13 April 2026 - 15:48 WIB

4.075 Warga Siap Demo 21 April, Aliansi Kaltim Sasar DPRD dan Kantor Gubernur, Soroti Dinasti Politik

Berita Terbaru