Cek Limbah Teritip, DLH Balikpapan Turunkan Tim ke Lapangan

- Jurnalis

Selasa, 16 Agustus 2022 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALIKPAPAN, Pamungkasnews.id -Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana, telah mendengar permasalahan pembuangan limbah produksi Instalasi Pengolahan Air PDAM Teritip di Sungai Jembatan Besi Teriti menjadi keluhan warga RT 9 dan RT 31 Kelurahan Teritip

“Kita akan cek dulu dengan melihat kesana, baru mengetahui kemarin. Hari atau besok teman-teman ke lapangan,” ucap Dirman sapaan karibnya di Aula Pemkot Balikpapan, Selasa (16/8/2022).

Saat ini, dirinya belum bisa mengambil kesimpulan karena belum turun untuk mengecek ke lapangan. Jika sudah ditinjau, maka hasilnya akan diteliti terlebih dahulu.

Apabila ditemukan adanya pelanggaran, sehingga sangsinya akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku seperti sangsi atau langkah lain supaya tidak mengulang kembali.

“Kita kan tidak tau ada pembuangan limbah atau bagaimana. Kan belum tau ini. Kita tidak bisa berandai-andai,” terangnya.

Dirman mengungkapkan kerusakan lingkungan yang terjadi di Kota Balikpapan, sepanjang tahun 2022 ini sudah mencapai empat kerusakan lingkungan diantaranya pengelupasan lahan perumahan dan pembuangan lumpur.

Ia berharap kerja sama dan gotong royong semua pihak, termasuk Kelurahan, Kecamatan dan masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Di tempat yang sama, Plt Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Purwanti membenarkan jika warga menuntut untuk melakukan normalisasi sungai.

“Mereka protes dan bernegosiasi bahwa kami merencanakan membangun dua bak yakni bak lagon dan bak retensi, untuk membuat air cukup mengalir disitu dan kita akan membuang setelah betul-betul jernih,” serunya.

Purwati mengakui apabila saat ini pembuangan tidak boleh lagi di sungai, untuk itu pihaknya akan mengeruk dengan truk tangki, untuk mengambil dan membuang limbah tersebut.

“Kita sudah ada kesepakatan dengan masyarakat tidak boleh membuang lagi. Kami mengusahakan meskipun tidak sepenuhnya tidak terjadi tapi dipastikan tidak mengandung sisa produksi bahan kimia,” tuturnya.

Reporter : NKE

Berita Terkait

Rahmad Mas’ud Serahkan Penghargaan kepada 14 Guru pada Upacara HGN 2025
Cuaca Ekstrem dan Area Berbahaya, BPBD Imbau Warga Balikpapan Tingkatkan Kewaspadaan
HUT Korpri Jadi Momentum Penguatan Budaya Kerja ASN Balikpapan
Dua Event Unggulan Balikpapan Masuk Seleksi Nasional KEN 2026
Disparpora Balikpapan Berikan Uang Saku untuk 322 Atlet yang Akan Berlaga di POPDA Kaltim 2025
Dampak Pemangkasan Anggaran, Sejumlah Kegiatan Fisik Disdag Balikpapan Ditunda
Program Makan Bergizi Gratis Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal di Balikpapan
Disdag Balikpapan Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 14:57 WIB

Rahmad Mas’ud Serahkan Penghargaan kepada 14 Guru pada Upacara HGN 2025

Senin, 24 November 2025 - 13:27 WIB

Cuaca Ekstrem dan Area Berbahaya, BPBD Imbau Warga Balikpapan Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 17 November 2025 - 13:05 WIB

HUT Korpri Jadi Momentum Penguatan Budaya Kerja ASN Balikpapan

Kamis, 13 November 2025 - 19:27 WIB

Dua Event Unggulan Balikpapan Masuk Seleksi Nasional KEN 2026

Kamis, 13 November 2025 - 17:21 WIB

Disparpora Balikpapan Berikan Uang Saku untuk 322 Atlet yang Akan Berlaga di POPDA Kaltim 2025

Berita Terbaru