DPRD Balikpapan

Danang : Kendaraan Luar Daerah Hanya Menipiskan Aspal Jalan Raya, Tidak Ada Kontribusinya

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Arus lalu lintas di kota Balikpapan sebagaian besar didominasi kendaraan luar kota Balikpapan. Pasalnya sebagai penyanggah IKN dan pintu masuk Kalimantan Timur, mayoritas kendaraan luar kota hanya merusak infrakstruktur jalan.

Hal ini mendapat sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Danang Eko Susanto.

“Sebagai pintu masuk Kaltim ini, banyak ditemukan kendaraan dari luar kota atau luar pulau yang masuk ke kota minyak ini, terlebih dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN), ” ucap Ketua Fraksi Partai Gerindra ini kepada awak media, Jumat(2/12/2022).

Menurut Anggota Komisi II DPRD Balikpapan ini, kendaraan dari luar kota ini menimbulkan potensi kemacetan dan penumpukan kendaraan sehingga berakibat menipiskan aspal di jalan raya.

“Banyak kendaraan berplat luar Sumatera, Sulawesi, Jawa yang lalu lalang di Kota Balikpapan, mereka menipiskan jalan raya, tapi memperbanyak kontribusi pendapatan provinsi lain, ini tidak adil,” kata Danang.

Lelaki dari fraksi Gerindra ini mengatakan perlu secara bijak dalam penggunaan APBD untuk di Kota Balikpapan, mengingat untuk APBD tahun 2023 telah disetujui dalam rapat paripurna DPRD Kota Balikpapan beberapa waktu lalu.

“Di jalan sekunder aspal menipis dan berlubang, mari jaga prinsip dalam menggunakan APBD,” katanya.

Pihaknya juga mendorong pemilik kendaraan untuk mengurus pemindahan administrasi kepemilikan ke Provinsi atau pajak.

Sementara itu, disebutkan juga bawah target PAD dari sektor parkir di Kota Balikpapan juga terbilang sedikit, maka dari itu Danang meminta untuk target parkir ditingkatkan lebih baik lagi.

“PAD dari target parkir, di Kota Balikpapan masih mencapai Rp 2 miliar bahkan kurang,” katanya.

Menurutnya dengan meningkatnya PAD terutama dari sektor parkir, dapat meningkatkan perekonomian lainnya yang ada di Kota Balikpapan, dan produktifitas kembali berjalan.

“Kalau kurang pengelolaan sumber daya manusia parkir akan tercapai produktifitas, usaha perbaikan ekonomi di bidang parkir ini sangat dinamis, karena bisa memperluas pendapatan daerah,” pungkasnya

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

33 − 29 =

Back to top button
×