DPRD Balikpapan

Dewan Minta Pemkot Balikpapan Tidak Hanya Fokus Penanganan Covid, Sandy Ardian : Pencegahan DBD Juga Perlu Diperhatikan

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Tak jarang Penyakit Demam Berdarah Dengue (DPD) dialami oleh masyarakat Balikpapan. Penyakit ini mungkin terbilang agak langka, namun siapa sangka penyakit ini justru yang dianggap minim dapat merenggut nyawa seseorang tanpa pandang umur.

Akhir-akhir ini, pencegahan terhadap penyakit DPD hampir tidak lakukan oleh Pemerintah Kota Balikpapan (Pemkot), karena di fokuskan kepada penanganan pandemi Covid-19.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Sandy Ardian meminta agar Pemkot Balikpapan tidak hanya terfokus dalam penanganan Covid-19 saja.

“Penyakit menular bukan hanya covid-19 saja, akan tetapi ada penyakit-penyakit lain meskipun tidak rutin terjadi, penyakit ini juga harus diantisipasi oleh pemerintah kota, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD)”, kata Sandy Ardian saat dijumpai awak media di Kantor DPRD, Senin, (7/11/2022).

Sandy juga meminta agar Pemkot Balikpapan lebih giat melakukan pencegahan terhadap penyebaran penyakit DBD dilingkungan masyarakat.

Karena menurut dia, sejak adanya pandemi covid-19, Pemkot lebih banyak terfokus dalam penanganan pandemi. Sementara, dengan melihat keadaan sekarang penyakit yang selama ini tidak dikhawatirkan, sewaktu-waktu penyakit tersebut bisa kembali memakan korban, lantaran tidak adanya antisipasi lebih awal.

“Dalam melakukan pencegahan, Dinas Kesehatan Kota (DKK) harus berkoordinasi dengan Ketua RT dan fasilitas-fasilitas kesehatan untuk segera menggiatkan pencegahan di titik-titik yang rawan”, ujarnya.

Sandy mengatakan, dalam kondisi cuaca saat ini Balikpapan sering kali diguyur hujan dan menimbulkan genangan air. Pemkot harus segera mengambil langkah untuk pencegahan tersebut.

“Pemkot harus bekerjasama dengan para Ketua RT, karena mereka yang mengetahui tempat-tempat dimana titik lokasi yang harus dibersihkan. Untuk melakukan pencegahannya ini, minimal dengan menaburkan Abate dan membersihkan tempat-tempat yang menjadi wadah berkembang biaknya nyamuk,” pungkasnya

Reporter : Ags.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

71 + = 72

Back to top button
×