DPRD Balikpapan

Dihadiri Ratusan Warga, Abdulloh Bahas Pengentasan Kemiskinan Dalam Dialog Bersama Warga

PAMUNGKASNEWS.ID, BALIKPAPAN – Dengan mengusung tema ” Pelayanan Pemerintah Dalam Pengentasan Kemiskinan” Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Balikpapan, Abdulloh, S.sos kembali menggelar dialog bersama warga.

Kali ini “Dialog Warga” digelar di Kilometer 4, Jalan Perintis RT 40 Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan.

Dalam kegiatan “Dialog Warga” ini juga dihadiri Ketua LPM Batu Ampar, Fauzi Adi Firmansyah, yang didampingi Sekretaris LPM, Bambang Kusuma, Ketua RT 40 Juadi dan ratusan warga yang memadati area kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh S. Sos mengucapkan permintaan maaf kepada warga Batu Ampar karena hingga saat ini belum ada pembangunan penambahan sekolah negeri.

“Setiap saya melaksanakan dialog warga ataupun reses di Batu Ampar, warga meminta pembangunan sekolah terutama SMP Negeri,” ucap Abdulloh saat berdialog dengan warga di RT 40, Batu Ampar, Minggu (27/5/2023).

Keberadaan sekolah di Batu Ampar memang sangat diharapkan terutama orang tua yang akan mendaftarkan anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mengingat zonasi PPDB Online khusus SMP Negeri wilayah Batu Ampar belum ada.

” Bukan alokasi anggaran Pemerintah kota yang tidak ada tetapi lahan di Batu Ampar untuk pembangunan sekolah yang tidak ada,” ucapnya.

Terkait adanya informasi lahan di Batu Ampar, Abdulloh katakan, informasinya ada lahan seluas 1- 1,5 Hektare yang rencananya akan dihibahkan .

“Semoga saja informasi itu benar, sehingga saya akan bisa perjuangkan untuk lokasi pembangunan sekolah di Batu Ampar,,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, Warga RT 40 mempertanyakan seperti bentuk konkrit pengentasan kemiskinan yang digalakan pemerintah kota Balikpapan, apakah berupa bantuan langsung seperti bantuan langsung tunai atau dalam kemasan lain

” Bantuannya itu bentuknya apa, uang tunai atau apa,” ucapnya.

Terkait pertanyaan warga, Abdulloh katakan, program pengentasan kemiskinan akan segera dilakukan pemerintah. Mengingat tahun ini bank dunia akan berhenti memberikan bantuan kepada lembaga yang ada dipemerintahan.

” Saya sudah berkordinasi dan bertemu dengan Lembaga pemerintah yang semula pembiayaan dari bank dunia , untuk per bulan juni 2023 tidak akan ada pembiayaan lagi, ” ucapnya.

Setelah bertemu pengurus LKM seluruh Balikpapan, Abdulloh akui ,pemaparan program lembaga yang semula menerima bantuan bank dunia sungguh luar biasa.

Bantuan yang diperuntukkan oleh kelompok masyarakat yang memiliki usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), masyarakat miskin, serta berpenghasilan rendah sebagai pengentasan kemiskinan.

” Memang bukan bantuan tunai tetapi bantuan bergulir, yang tidak berbunga untuk membangkitkan ekonomi masyarakat kelas menegah bawah termasuk kepada para UMKM,” jelasnya

Terkait permasalahan lainnya yang dikeluhkan warga RT 40, Abdulloh menyampaikan akan mengakomodir apa yang menjadi permintaan warga, namun semua membutuhkan proses.

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 73 = 77

Back to top button
×