DPRD Balikpapan

Dinilai Tak Sesuai Kesepakatan Awal, Pembangunan Ruang Paripurna Diprotes Sejumlah Anggota Dewan, Ardiansyah : Kita Butuh Ruang Komisi

PAMUNGKASNEWS.ID, BALIKPAPAN –  Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Ardiansyah mengaku kecewa terhadap pembangunan gedung rapat paripurna yang berlokasi tepat di belakang gedung DPRD Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman, Klandasan Ulu, Kota Balikpapan.

Rasa kecewa itu bukan tanpa alasan, menurut politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, gedung yang bernilai 38 miliar itu dinilai tidak sesuai kesepakatan awal.

Ia mengungkapkan, dalam pembahasan awal, sejatinya gedung yang di biayai oleh APBD Kota Balikpapan itu diharapkan untuk pembangunan ruang anggota dewan, yang meliputi ruang komisi, ruang fraksi dan ruang rapat komisi.

Dengan kekecewaannya itu, ia juga mengaku pernah walk out dari ruangan rapat saat pembahasan pembangunan gedung paripurna tersebut. Karena tidak berdasarkan komitmen awal.

“Saya pernah keluar dari rapat waktu itu, karena bagi saya itu membahas yang tidak penting. Yang kita butuhkan adalah ruang anggota dewan, ruang komisi, bukan gedung paripurna,” ucapnya saat ditemui diruang kerjanya belum lama ini.

Ia mengatakan, pembangunan gedung baru seharusnya mengutamakan untuk 45 anggota dewan. “Tapi yang dikejar saat ini hanya ruang paripurnanya. Dan untuk ruang per Komisi itu tahap kedua,” ujarnya.

Pada hal, kata Ardiansyah, waktu rapat pertama membahas bagaimana supaya yang dibangun adalah kantor dewan untuk ruangan per komisi, karena ruangan yang ada sudah tidak memadai. Terlebih lagi, jika kedatangan tamu lebih dari 5 orang.

“Ngapain menyelesaikan ruang paripurna, kan sudah ada, dan masih cukup layak. Seharusnya ruang komisi dan fraksi dulu dong dijadikan,” tandasnya.

Reporter: Tin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 86 = 89

Back to top button
×