DPRD Balikpapan

DPRD Balikpapan Gelar Sosialisasi, Kenalkan Produk Hukum Kota Balikpapan Kepada Masyarakat

BALIKPAPAN, Pamungkasnews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar Sosialisasi Produk Hukum Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan.

Sosialisasi yang digelar digedung serbaguna Kelurahan Batu Ampar ini di ikuti para Ketua RT dan tokoh masyarakat Kelurahan Muara Rapak dan dihadiri anggota Komisi I DPRD kota Balikpapan,Andi Arief Agung sebagai narasumber, Kamis (7/7/2022).

Dalam sambutannya, A3 sapaan karibnya memapaparkan  Peraturan Daerah  (Perda) Kota Balikpapan Nomor 1 tahun 2021, tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2017 tentang penyelenggaraan ketertiban umum.

A3 menjelaskan Perda Ketertiban Umum, merupakan urusan wajib Pemerintah Daerah. Pasalnya, pada prinsipnya bahwa ketertiban umum dan ketentraman masyarakat merupakan urusan wajib yang menjadi pelayanan dasar dalam upaya mewujudkan terpeliharanya ketertiban dan ketentraman masyarakat.

“Adapun ruang lingkup pengaturan Perda Ketertiban Umum meliputi tertib bangunan, tertib lalu lintas, angkutan jalan dan fasilitas umum, tertib lingkungan, tertib pencegahan kebakaran, tertib penyelenggaraan penanggulangan bencana, tertib usaha tertentu, tertib sosial”ujarnya

“Tertib penyelenggaraan penanggulangan bencana merupakan tambahan ruang lingkup dalam Perda Perubahan,”lanjutnya.

Menurutnya, DPRD ini hanya memonitoring atau mengawasi pelaksanaan Perda yang dimaksud, karena situasi saat ini antara fakta hukum dan situasi sosial itu kadang kala tidak seiring sejalan. Untuk itu, salah satunya dilakukan sosialisasi supaya memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Inilah dengan melalui upaya sosialisasi dari Pemkot mengundang kami dari DPRD diharapkan, kemudian masyarakat ada transformasi nilai ada transformasi informasi terhadap Perda apa yang kami sosialisasi,” terangnya.

Seperti halnya, adanya pemberlakuan waktu membuang sampah, masyarakat belum tentu paham.

“Ada waktu buang sampah, kadang masyarakat belum paham. Padahal ada saksinya,”pungkasnya.

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 65 = 67

Back to top button
×