DPRD Balikpapan Pelajari Penataan Pedestrian Pontianak, Dorong Pembangunan Kota yang Lebih Humanis dan Terhubung

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMUNGKASNEWS.ID | PONTIANAK – Komitmen membangun kota yang nyaman, modern, dan ramah masyarakat terus menjadi perhatian berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya ditunjukkan melalui kunjungan kerja DPRD Kota Balikpapan ke Kota Pontianak untuk mempelajari strategi penataan pedestrian, ruang terbuka hijau, dan pengembangan ruang publik yang telah berhasil diterapkan Pemerintah Kota Pontianak.

Rombongan DPRD Kota Balikpapan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H. Yusri, diterima langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang Pontive Center, Rabu (10/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antardaerah sekaligus berbagi pengalaman pembangunan perkotaan yang berorientasi pada kenyamanan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki tantangan pembangunan yang berbeda. Oleh sebab itu, pertukaran informasi dan pengalaman menjadi langkah strategis untuk menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.

“Dalam mengelola kota, tentu masing-masing daerah memiliki tantangan dan kekurangan. Kita saling bertukar informasi dan pengalaman agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.

Menurut Edi, pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan, mulai dari berkurangnya dana transfer pusat hingga implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 yang turut memengaruhi kemampuan fiskal daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Meski demikian, Pemerintah Kota Pontianak tetap konsisten menjalankan pembangunan yang berorientasi pada kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan ruang terbuka hijau, penghijauan kawasan perkotaan, pembangunan trotoar yang nyaman, serta penataan kawasan waterfront di sepanjang tepian Sungai Kapuas.

Sebagai seorang yang berlatar belakang arsitektur, Edi Rusdi Kamtono menilai ruang publik bukan hanya berfungsi sebagai fasilitas kota, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun kohesi sosial masyarakat yang beragam.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu fokus pembangunan Kota Pontianak adalah memperbanyak ruang terbuka hijau dan area publik yang dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Salah satu fokus pembangunan kami adalah memperbanyak ruang terbuka hijau. Dalam sejarahnya, Pontianak pernah mengalami konflik horizontal yang lebih banyak dipengaruhi faktor kesukuan. Karena itu kami berupaya menyediakan lebih banyak ruang publik sebagai sarana interaksi masyarakat sehingga tercipta hubungan sosial yang lebih baik,” ungkapnya.

Pendekatan tersebut menjadi contoh bagaimana pembangunan fisik dapat berkontribusi dalam memperkuat persatuan, meningkatkan interaksi sosial, serta menciptakan lingkungan kota yang inklusif dan harmonis.

Selain membangun infrastruktur publik, Pemerintah Kota Pontianak juga mengembangkan berbagai inovasi berbasis lingkungan untuk mendukung keberlanjutan kota.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan aplikasi Sipohon serta menerapkan regulasi perlindungan pohon guna memperkuat program penghijauan perkotaan.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menciptakan kawasan perkotaan yang lebih teduh, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, penataan pedestrian di Pontianak juga dirancang dengan konsep tematik yang mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, keterhubungan antarkawasan, serta perlindungan dari cuaca panas melalui penanaman pohon-pohon peneduh.

Konsep tersebut secara bertahap mendorong budaya berjalan kaki sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H. Yusri, mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan Pemerintah Kota Pontianak sekaligus dengan berbagai pencapaian pembangunan yang berhasil diwujudkan.

Menurutnya, kunjungan tersebut secara khusus bertujuan mempelajari konsep penataan pedestrian yang dinilai menjadi salah satu keunggulan Kota Pontianak.

“Terus terang, ini merupakan pengalaman pertama bagi kami dalam kunjungan kerja yang langsung diterima oleh Wali Kota. Bahkan tadi ada rekan kami yang merasa sangat terharu atas penyambutan yang diberikan,” katanya.

Yusri menilai keberadaan jalur pedestrian yang panjang, nyaman, dan saling terhubung menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

“Di Balikpapan, fasilitas pedestrian masih belum sepanjang dan sekomprehensif yang ada di sini. Apa yang kami lihat hari ini akan menjadi bahan masukan yang akan kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Balikpapan,” ujarnya.

Menurutnya, konsep pedestrian yang terintegrasi mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung mobilitas yang lebih aman dan efisien.

Kunjungan kerja ini juga menjadi bagian dari upaya DPRD Kota Balikpapan dalam mempersiapkan kota sebagai salah satu daerah strategis penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan semakin meningkatnya aktivitas ekonomi dan pertumbuhan penduduk di kawasan Kalimantan, pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkualitas menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.

Yusri berharap konsep pedestrian yang diterapkan di Pontianak dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan Kota Balikpapan di masa depan.

“Kami berharap pembangunan pedestrian tidak hanya dilakukan pada titik-titik tertentu, tetapi dapat terhubung secara lebih luas sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antardaerah di Pulau Kalimantan melalui kerja sama pembangunan, pertukaran pengalaman, serta kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, kehadiran Ibu Kota Nusantara membuka peluang besar bagi seluruh daerah di Kalimantan untuk tumbuh bersama dan saling memperkuat daya saing wilayah.

Kolaborasi antardaerah menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan DPRD Kota Balikpapan ke Pontianak menunjukkan bahwa pembangunan perkotaan modern tidak hanya berfokus pada gedung dan infrastruktur fisik semata, tetapi juga pada kualitas ruang hidup masyarakat.

Penataan pedestrian yang terhubung, ruang terbuka hijau yang memadai, serta ruang publik yang inklusif merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan kota yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Melalui semangat kolaborasi dan pertukaran inovasi antardaerah, kota-kota di Kalimantan memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi pusat pembangunan masa depan yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga nyaman, humanis, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Sumber : Kominfo/Prokopim Kota Pontianak
Editor : PAMUNGKASNEWS.ID

Berita Terkait

Truk Besar Kembali Makan Korban di Balikpapan, Syarifuddin Oddang: Aturan Jangan Hanya Jadi Pajangan
Oddang: Cukup Omong Kosong! Komisi III Tuntut Penindakan Tegas Atas Pelanggaran Hukum Perumahan Penyebab Banjir
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Soroti Ancaman Longsor di Puskesmas Batu Ampar, Minta Pemkot Bertindak Cepat Demi Keselamatan Siswa SDN 020
Arisanda Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga Balikpapan Barat, Air Bersih hingga Semenisasi Jalan Jadi Prioritas
Reses DPRD Balikpapan, Nelly Turuallo Prioritaskan SPMB, BPJS Gratis dan Pemerataan Pendidikan Swasta
Reses Simon Sulean di Sungai Nangka: Warga Keluhkan Air Bersih, Sambungan PTMB, hingga Aturan SPMB Jalur Anak Guru
Reses DPRD Balikpapan: Hj. Kasmah Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga Graha Indah, Prioritaskan Pipa Induk PDAM dan Keselamatan Lingkungan
Reses DPRD Balikpapan, Hj. Iim Dorong Pengelolaan Sampah, Penghijauan, dan Perjuangkan Aspirasi Infrastruktur Warga
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Truk Besar Kembali Makan Korban di Balikpapan, Syarifuddin Oddang: Aturan Jangan Hanya Jadi Pajangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45 WIB

Oddang: Cukup Omong Kosong! Komisi III Tuntut Penindakan Tegas Atas Pelanggaran Hukum Perumahan Penyebab Banjir

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:40 WIB

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Soroti Ancaman Longsor di Puskesmas Batu Ampar, Minta Pemkot Bertindak Cepat Demi Keselamatan Siswa SDN 020

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:24 WIB

Arisanda Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga Balikpapan Barat, Air Bersih hingga Semenisasi Jalan Jadi Prioritas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:14 WIB

Reses DPRD Balikpapan, Nelly Turuallo Prioritaskan SPMB, BPJS Gratis dan Pemerataan Pendidikan Swasta

Berita Terbaru