DPRD Balikpapan

Gelar Dialog Warga di Balikpapan Selatan, Pantun Gultom Dorong Peningkatan SDM 

PAMUNGKASNEWS.ID, BALIKPAPAN, Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Pantun Gultom menggelar dialog dengan warga dilingkungan RT 10 Kelurahan Sungai Nangka, Kecamatan Balikpapan Selatan, Selasa, (17/10/2023).

Dialog yang dihadiri oleh sekira 200 orang ini mengusung tema “Peran Pemerintah Dalam Rangka Membangun Peningkatan Pembangunan”.

Dalam kesempatan ini, Pantun Gultom menyampaikan, bahwa Kalimantan Timur tidak lama lagi akan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sehingga, dia mendorong masyarakat khususnya di Balikpapan untuk mempersiapkan diri dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM), terutama dalam pendidikan maupun skil untuk persiapan penyerapan tenaga kerja lokal.

Menurut dia, pembangunan tidak hanya dalam bentuk infrastruktur, tapi juga SDM yang merupakan salah satu aset penting yang harus dimiliki oleh setiap orang, terlebih lagi oleh generasi muda. Sehingga akan mampu berkompetisi di era teknology saat ini. Apalagi Kota Balikpapan saat ini mulai bersiap menjadi kota penyangga IKN.

Saat ini, kata dia, untuk menempuh pendidikan di Balikpapan tidak hanya melalui jalur formal atau pun reguler, pemerintah juga menyiapkan melalui jalur non formal, yakni Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

SKB ini merupakan salah satu jalur pendidikan yang disiapkan Pemerintah Kota Balikpapan yang setara dengan tingkat SD, SMP, SMA dan SMK.

“Jika ada masyarakat Balikpapan yang tidak bisa menempuh sekolah melalui yang formal atau reguler, bisa masuk di SKB, nanti kita bantu pendaftarannya. Karena setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menentukan masa depannya di kemudian hari. Apalagi sebentar lagi Balikpapan akan menjadi kota penyangga sekaligus pintu gerbang IKN. Jadi masyarakat harus bersiap untuk berkompetisi, minimal sudah memiliki bekal SDM yang baik,” ujarnya.

 

Politisi Partai PDI Perjuangan ini mengatakan, bahwa pemerintah kota sudah memberikan pendidikan gratis. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak mengeyam pendidikan untuk masyarakat Balikpapan.

“Walaupun saat ini untuk ruang SKB masih belum mencukupi, tapi setidaknya sudah bisa menampung hingga ratusan siswa,” ucapnya.

“SKB ini setara dengan pendidikan formal, makanya melalui kegiatan dialog ini merupakan salah satu cara kita bisa mendorong masyarakat agar putra putrinya mengenyam pendidikan. Bahkan, seragam gratis juga diberikan oleh pemerintah kota,” sambung Pantun Gultom.

Dia juga mengatakan, bahwa kedepan di kota minyak ini akan mewajibkan perusahaan-perusahaan untuk melakukan penyerapan tenaga kerja lokal hingga 75 persen.

Saat ini pihaknya masih menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Balikpapan. Realisasi aturan itu setelah di sahkan menjadi Perda, direncanakan pada akhir tahun 2023 atau di awal tahun 2024 mendatang.

“Terkait dengan ketenagakerjaan, saat ini kita masih menggodok Raperda melalui Bapemperda. Dalam aturan ini pemerintah akan mewajibkan setiap perusahaan yang berdiri di Balikpapan untuk melakukan penyerapan tenaga kerja lokal hingga 75 persen. Walaupun hal itu di rasa tidak mungkin, tapi kita harus lakukan sebagai upaya meminimalisir pengangguran,” bebernya.

“Penyerapan tenaga kerja lokal ini nantinya tentu harus memenuhi syarat, harus diikuti dengan kemampuan SDM oleh setiap tenaga kerja dan sudah memiliki sertifikasi,” jelasnya, lebih lanjut.

Untuk mendukung syarat itu, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan maupun Balai Latihan Kerja (BLK) Balikpapan agar semua tenaga kerja lokal memiliki skil yang baik dan bersertifikasi.

“Jadi ketika nanti pemerintah sudah menyiapkan regulasi yang baik, maka mereka (tenaga kerja) sudah siap. Kita yakin masyarakat di Kota Balikpapan kedepan akan lebih baik, dan pengangguran bisa diminimalisir,” harapnya.

Reporter : Fz

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 2 = 5

Back to top button
×