DPRD Balikpapan

Gelar RDP, Komisi III DPRD Balikpapan, Berharap Fungsi Bappeda Sebagai Induk OPD Harus Lebih Dominan

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Memasuki triwulan I tahun 2022, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan

Dalam RDP kali ini Komisi III menanyakan kepada sejumlah OPD yang menjadi mitra kerjanya terkait besaran progres penyerapan anggaran pada triwulan pertama tahun 2022.

Seperti yang dikatakan Ketua Komisi III DPRD kota Balikpapan Alwi Al Qodri menyampaikan, RDP hari ini bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) membahas serapan anggaran pada triwulan pertama tahun 2022.

Disamping itu pihaknya juga mempertanyakan fungsi dari Bappeda yang merupakan induk dari OPD yang ada di lingkungan Pemkot Balikpapan.

“Karena selama ini terkesan Bappeda hanya sebagai penampung usulan dari OPD. Yang kita inginkan fungsi dari Bappeda sendiri kembali, sebagai induk dari OPD, untuk memberikan usulan bukan hanya menampung” kata Alwi diruang kerja Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Selasa (10/5/2022).

Alwi juga menyampaikan bahwa pihaknya meminta peranan dari bappeda sebagai perencanaan harus lebih dominan dibanding OPD.

“Kita berharap peranan Bappeda lebih vital terutama ke OPD,”pintanya.

Alwi juga mempertanyakan kinerja Bappeda yang terbalik fungsinya, karena apa yang dikerjakan terkadang belum tuntas seperti penyelesaian sampah dan banjir.

“Kita berharap bahwasanya jangan hanya menampung usulan OPD, seharusnya perencanaan dulu baru sinkronisasi dengan OPD,”tuturnya

Selain Bappeda Alwi mengatakan RDP hari ini juga dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kota Balikpapan dengan mempertanyakan serapan anggaran pada triwulan pertama tahun 2022.

“Ya… RDP kali ini juga bersama Dinas PU yang mana pada triwulan pertama ini hanya mampu menyerap anggaran di angka 13 persen”ujar Alwi.

Alwi berharap dalam melakukan serap anggaran di setiap OPD mampu mencapai 100% agar tidak terjadi Silva.

“Harapanya cepat, jangan sampai masuk di anggaran perubahan, belum selesai dalam penyerapan anggaran murni”pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bapedda Murni mengatakan, RDP ini membahas perencanaan kota secara kelseluruhan dan juga perencanaan penyerapan anggaran triwulan pertama tahun 2022.

“Adanya komunikasi yang baik sehingga proses pembahasan sesuai dengan prioritas dan tepat sasaran,” ucapnya.

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 2 =

Back to top button
×