DPRD Balikpapan

Gelar Serap Aspirasi, Pantun Gultom Sebut, Warga Sepinggan Raya Keluhkan Sulitnya Pemasangan PDAM

PAMUNGKASNEWS.ID, BALIKPAPAN – Sulitnya mendapatkan air bersih PDAM menjadi keluhan warga RT 05 Kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan yang disampaikan dalam kegiatan serap aspirasi(Reses) Anggota DPRD Kota Balikpapan Pantun Gultom, dari Fraksi PDI-Perjuangan, Selasa (01/11/2022).

Dalam kegiatan reses masa persidangan III tahun 2022 yang dilaksanakan di RT 05 “kampung jalan putus” Kelurahan Sepinggan Raya, ini dihadiri perwakilan dari PDAM serta warga masyarakat di lingkungan RT 05.

“Bertahun-tahun masyarakat diwilayah ini tak menikmati pelayanan air bersih PDAM, ” ucap politisi PDI Perjuangan kepada awak media.

Menurutya, warga sempat mengajukan untuk pemasangan baru air PDAM namun terkendala. Karena mayoritas tak memiliki iizin mendirikan bangunan (IMB) sebagai syarat pemasangan air PDAM.

“Sudah saya tanya sama Pak RT prioritas pertama yang mereka usulkan disini kan memang air, tapi sebagaimana yang disampaikan ternyata masih ada yang terkendala dengan IMB,” ucapnya.

Pantun menyampaikan, bahwa syarat IMB adalah persyaratan lama, saat ini tidak mewajibksn memakai IMB. “Yang mereka sampaikan lima tahun lalu harus ada IMB sehingga mereka tidak mengurus,” ucapnya

Sementara itu, dari hasil penjelasan Perwakilan PDAM bahwa syarat IMB tidak wajib lagi dan hanya berlaku bagi warga yang tinggal di kompleks perumahan.

“Alhamdulilah dari PDAM tadi sudah menyampaikan, bahwa saat ini tidak wajib lagi masalah IMB, kecuali kategori di perumahan-perumahan,” ucapnya.

Sehingga harapannya, warga bisa terlayani. Apalagi dengan adanya program masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sehingga kini tengah didata seluruhnya.

“Jadi harapan saya, saat ini ada beberapa yang sudah menyambung mudah-mudahanm air dari PDAM mencukupi sehingga warga yang belum ada sambungan PDAM saat ini bisa terlayani,” imbuhnya.

“Ada peluang untuk MBR, mudah-mudahan warga RT 05 Sepinggan Raya ini bisa mendapat program MBR. Berdasarkan yang lalu tidak lebih dari 100-an KK,” tutupnya.

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 6 = 12

Back to top button
×