DPRD Balikpapan

Maraknya Kasus Narkoba Yang Ikut Melibatkan Anak di Bawah Umur, Budiono Meminta Perlu Adanya Peran Penting Pengawasan Dari Orang Tua

BALIKPAPAN, Pamungkasnews.id – Terungkapnya kasus peredaran Narkoba yang terjadi di Kalimantan Timur (Kaltim), yang melibatkan anak dibawah umur untuk menjadi kurir, banyak mengundang perhatian dari berbagai pihak, salah satunya Wakil Ketua DPRD kota Balikpapan, Budiono.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono, mengatakan, terkait penyalahgunaan narkoba ini di kalangan remaja atau anak dibawah umur ini diakuinya  merupakan tanggungjawab  semua. Baik itu dari sisi pengawasan orang tua, dari sisi agama, maupun dilingkungan sekitar rumah, sekolah dan lingkungan tempat kerja.

“Artinya memang yang pertama adalah pengawasan dari  orang tua, kemudian memberikan pendidikan terhadap anak dan perhatian itu penting. Karena sebagai orang tua  kita tau tingkah anak seperti apa, ketika ada perubahan tingkah laku terhadap anak,” katanya, Jumat(03/06/2022) diruang Kerjanya.

Budiono menjelaskan Alasan pengawasan terhadap anak ini dianggap penting, dikarenakan segala sesuatunya harus dimulai dari ketahanan keluarga dengan memberikan pemahaman kepada anak bahwa penyalahgunaan narkoba itu merupakan hal yang tidak dibenarkan.

Pasalnya jika tidak dibendung sejak dini dia menilai  ini akan  sangat berbahaya. Apalagi dampak yang ditimbulkan yakni merusak sel saraf otak, itu sangat lama untuk dapat di normal kembali.

“Oleh karena itu pengawasan kita semua sebagai orang tua, dalam ikut serta mengawasi baik dari sisi lingkungan kerja, sekolah dan lain sebagainya ini sangat penting dilakukan. Agar anak kita tidak terjerumus lebih jauh  dalam penyalahgunaan narkoba,” paparnya.

Kemudian yang tak kalah penting (lanjut Budiono) adanya  siraman rohani di lingkungan rumah dan sekolah agar terus digiatkan.

” Karena bagaimanapun penyalahgunaan narkoba ini tanggungjawab kita semua bagaimana untuk memerangi masalah narkoba ini,”ujarnya.

Tak hanya itu, Budiono menambahkan, seperti halnya tindakan  efek jerah, dia menilai bukan hanya hukuman. Akan tetapi bagaimana rehabilitasi ini juga agar didorong.

“Karena dengan rehabilitasi  itu disana ada penguatan dari sisi agama, bahwa itu barang membahayakan. Kemudian dengan rehabilitasi mereka dengan sendirinya akan menjauhi lingkungannya. Apalagi lingkungan sekitar rumah sangat berpengaruh  sekali,”bebernya.

Dia juga berharap,  khususnya bagi  instansi terkait juga sangat perlu memberikan sosialisasi dan edukasi di tingkat RT terkait bahaya narkoba ini.

“Saya berharap kepada instansi terkait dapat memberikan baik itu sosialisasi maupun mengedukasi di tingkat RT terkait bahayanya penyalahgunaan narkoba”pungkasnya.

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1

Back to top button
×