DPRD Balikpapan

Oddang Soroti Truk ODOL Semakin Tidak Terkendali

PUMGKASNEWS.ID, BALIKPAPAN – Truk over dimension overloading (ODOL) yang melintas di tengah Kota Balikpapan semakin tidak terkendali. Sebab, waktu operasi di atas pukul 22.00 hingga 05.00 terlihat mulai langgar.

Dari pemantauan media ini, truk-truk besar dengan muatan kontainer atau peralatan berat lainnya kembali beredar di jalan-jalan utama pada siang, sore atau malam sebelum pukul 22.00 Wita.

Kondisi ini mendapat sorotan dari Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Syarifuddin Oddang.

Oddang panggilan akrabnya menyampaikan, aturan jam melintas truk odol semakin tidak terkendali. Hal ini juga menyebabkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Kendaraan ini selain dapat menyebabkan kecelakaan lalulintas (lakalantas) juga berakibat tingginya cost sosial, jalan rusak, serta kemacetan,” kata Oddang kepada awak media, Senin(6/11/2023).

Menurut Oddang, pihaiknya telah beberapa kali menggelar pertemuan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan untuk mempertanyakan perihal aturan jam lintas truk Odol.

“Kami minta pihak Dishub untuk mengawasi truk ODOL ini sebab dapat menyebabkan persoalan pelik seperti keselamatan pengguna jalan,” ucap politisi partai Hanura ini.

Diakui Ketua DPC Partai Hanura Kota Balikpapan ini bahwa untuk menertibkan truk ODOL ini bukan hanya pihak Dishub tetapi harus diminta oleh TNI-Polri.

“Kami dari Komisi III mendorong kepada Dishub untuk melakukan koordinasi dengan Kasat Lantas sehingga tidak menimbulkan berbagai permasalahan baik dari aspek sosial maupun ekonomi,” katanya.

“Intinya kami mendukung Upaya dari pemerintah untuk mengenakan denda cukup tinggi kepada truk ODOL yang melanggar aturan sebagai kompensasi guna memberikan efek jera bagi kendaraan dengan muatan berlebih,” pungkasnya.

Reporter : Tin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 88 = 89

Back to top button
×