DPRD Balikpapan

Rencana Kenaikan NJOP Perlu Kajian Lebih Lanjut, Jangan Menambah Beban Masyarakat

PAMUNGKASNEWS.ID,BALIKPAPAN – Ketua Komisi I DPRD Balikpapan H Laisa Hamisa menyarankan Pemerintah Kota perlu terlebih dahulu mengamati situasi perekonomian yang dihadapi masyarakat, sebelum mengambil langkah menaikan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). Jangan sampai nantinya kebijakan tersebut justru menambah beban masyarakat.

“Ya, Pemkot tetap memperhatikan dan mempertimbangkan situasi ekonomi kita saat ini. Kalau ekonomi kita sudah bagus, stabil dan inflasi sudah baik. jika memang harus dinaikan ya silahkan,” ujarnya, diruang Komisi I DPRD Balikpapan, Kamis (06/10/2022).

Laisa menambahkan, beban ekonomi masyarakat sudah cukup berat melihat tingginya harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) saat ini. Dari sistuasi itu saja dikhawatirkan bakal berimbas pada menurunnya daya beli.

Dengan demikian, rencana menaikan harga NJOP sebaiknya perlu dikaji lebih jauh.

“Jika memang sesuai aturan menaikan harga NJOP sebaiknya pemerintah bisa memperhatikan hal-hal itu juga,” katanya.

Laisa mengakui saat ini belum menerima informasi mengenai rencana kenaikan NJOP pada awal tahun mendatang. Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan meminta penjelasan lebih lanjut dari dinas terkait.

Untuk diketahui, NJOP direncanakan bakal naik pada awal tahun 2023 mendatang. Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan menyatakan, rencana menaikan NJOP ditujukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

24 − 21 =

Back to top button
×