DPRD Balikpapan

Sebagai Bentuk Prihatin, Syarifuddin Oddang Tinjau Evakuasi Korba Kebakaran di KM 2

Balikpapan, Pamungkasnews.id – Insiden kebakaran Ruko di KM 2, RT 13, Jln Soekarno Hatta, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan utara yang menelan 4 korban jiwa tersebut banyak mengudang perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya Anggota DPRD Kota Balikpapan Syarifuddin Oddang.

Sarifuddin Odang sendiri Terlihat di Lokasi kejadian sedang meninjau langsung evakuasi pencarian korban kebakaran Muara Rapak yang menghanguskan 4 Rumah Toko (Ruko) tersebut.

Saat ditemui, anggota DPRD Dapil Balikpapan Utara ini mengatakan bahwa bencana yang perlu di waspadai dikota Balikpapan ini ada dua yakni banjir dan kebakaran.

” Dua hal yang selalu dikhawatirkan dan perlu diwaspadai yakni bencana banjir dan kebakaran, ” ucap Oddang panggilan akrabnya saat meninjau lokasi kejadian kebakaran, Selasa (8/3/2022).

Dalam kesempatan ini Oddang juga mengapresiasikan kesigapan BPBD Balikpapan dan relawan berjibaku memadamkan api yang menghanguskan empat ruko yang menelan Empat korban jiwa tersebut.

“Khususnya tingkat kelurahan dan RT jangan pernah henti hentinya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran,” tuturnya

Peristiwa Kebakaran Muara Rapak ini sebagai pembelajaran buat kita semua, dimana empat ruko yang terbakar ini tidak mempunyai akses atau pintu belakang, sehingga jika ada kebakaran seperti ini jalur evakuasinya cuma satu saja.

” Ini yang perlu menjadi perhatian, paling tidak ada antisipasi awal,”tegasnya.

Dalam kesempatan ini Oddang juga menyempatkan diri berbincang dengan petugas BPBD terkait kesulitan apa yang dialami dalam pemadaman api dalam peristiwa kebakaran. Berbagai keluhan telah disampaikan dan ditampung dirinya seperti keterlambatan distribusi air PDAM menuju lokasi kebakaran.

Oddang menyampaikan, pencapaian kinerja BPBD Balikpapan seperti pemadaman kebakaran perlu sinergitas PDAM untuk membantu BPBD dalam persoalan air.

” Saya hanya menampung keluhan yang disampaikan oleh BPBD Balikpapan saat proses pemadaman kebakaran,” urainya.

“Ketika pemadam kebakaran sudah berada di area kebakaran tetapi air PDAM belum juga datang, Ini yang juga perlu diperhatikan,” pungkasnya.

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

84 − = 78

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?