DPRD Balikpapan

Siapkan Terobosan Baru, Sekwan DPRD Balikpapan Akan Realisasikan Teknologi Digital Sebagai Penunjang Kerja Dewan

BALIKPAPAN, Pamungkasnews.id – Setelah beberapa lama menjabat sebagai Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Balikpapan menggantikan kekosongan pasca meninggalnya Abdul Azis pejabat sebelumnya. Akhirnya Irvan Taufiq resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD Definitif pada akhir April 2022 lalu.

Saat ditemui awak media, Irvan mengatakan, tugas antara Plt dan definitif tak ada bedanya, sama saja, karena fungsi utama sekretariat dewan adalah memfasilitasi dan pelayanan tugas-tugas kedewanan.

Lebih lanjut dirinya menceritakan Saat mengikuti lelang jabatan, ada beberapa program yang ditawarkan ke tim Panitia Pengelenggara (Panpel), akan tetapi ia lebih condong ke sentuhan layanan informasi berbasis teknologi digital.

Menurut dirinya digitalisasi adalah hal yang sangat penting dan akan menjadi penunjang kerja anggota DPRD Kota Balikpapan. Untuk itu dirinya tengah menyiapkan sederet inovasi dan terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik khususnya di lingkup DPRD Balikpapan.

“Ada 13 program yang saya tawarkan, namun yang paling urgent adalah sistem E-Risalah yang mana semua kegiatan rapat kedewanan akan terekam dalam elektronik. Bahkan voice pun bisa dijadikan teks,” jelasnya Irvan, diruang kerjanya,Selasa (10/5/2022)

Tak hanya itu, pelayanan masyarakat pun akan menggunakan sistem elektronik. Seperti contoh, saat ini keluhan dan aspirasi masyarakat dapat disampaikan ketika warga datang langsung ke kantor DPRD Balikpapan. Nah, Ke depan melalui aplikasi SIAP (Sistem Informasi dan Aspirasi Publik). Dapat memudahkan warga Balikpapan dalam menyuarakan aspirasi mereka.

“Jadi nama temanya itu Sistem Informasi Aspirasi Publik (SIAP). nanti ada Whatsapp, email, dan ada aplikasi juga website yang kami bangun. Dan mudah-mudah tahun ini sudah terealisasi dan sisanya tahun depan,” kata Taufik, Selasa (10/5/2022).

Selain itu, program berupa kanal agar dapat membangun informasi, yakni komunikasi antara publik dengan perwakilan rakyat.

“Misalnya sebulan dua kali kita ada pembahasan melalui youtube, zoom atau lainnya, agar aspirasi masyarakat itu bisa segera sampai dan menjadi solusi,” terangnya.

Irvan juga berharap ke depan dapat membangun komunikasi antara eksekutif dan legislatif agar dapat lebih terhubung kinerja pemerintahan.

“Saya pikir ini yang paling penting, kalau lainnya seperti aplikasi dan seterusnya itu hanya membantu. Tapi bagaimana nanti kami berada ditengah-tengah untuk menjembatani komunikasi yang baik diantara keduanya,”pungkasnya

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

+ 59 = 61

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?