DPRD Balikpapan

Syukri Usulkan Penghapusan Perda Pasar Dimasukan ke Perumda Manuntung Sukses

PAMUNGKASNEWS.ID, BALIKPAPAN – Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syukri Wahid mengaku mengusulkan pencabutan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Manuntung Jaya beralih menjadi bagian bisnis dari Perumda Manuntung Sukses.

Mengingat Kota Balikpapan memiliki tiga pasar BOT (Build Operate Transfer), yakni Plaza Kebun Sayur, Plaza Muara Rapak, dan Balcony City Mall Balikpapan, yang semua akan menjadi aset daerah yang harus dikelola.

Syukri Wahid menerangkan Perda nomor 4 tahun 2018 itu mengacu pada PP nomor 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kebetulan kita rubah status Perusahaan Daerah Manuntung Sukses menjadi Perumda Manuntung Sukses.

“Seharusnua di Perda tersebut memuat amanat yang tertuang di PP 54 dianataranya adalah menyebutkan berapa sih modal dasar yang dibutuhkan pendirian satu Perumda, yang kedua berapa modal yang disetor oleh pemerintah kota,” ucapnya. Rabu (30/11/2022)

Permasalahan saat ini adalah status perusahaan daerah yang lama sudah disetor kurang lebih Rp37 miliar. Padahal menurut catatan dari inspektorat, hasil audit mengatakan uang kas yang telah disertakan kepada Perumda saat itu dan juga aset berupa gedung kantor itu baru senilai kurang lebih Rp13 miliar.

“Sehingga kita mengacu ke angka tersebut, oleh karena Itu Perda yang baru ini harus direvisi angkanya,” ungkapnya.

Selanjutnya yang kedua, kata Syukri, kita akan mencoba mencabut tentang Perda Perumda Pasar Manuntung Jaya yang sudah didirikan tahun 2017, cuman Perda ini belum hidup karena tidak punya bagan organisasi dan modal dasar.

“Sehingga dari pada kita sudah punya Perda tentang Perumda dibidang pasar, dari pada dia mati suri, kita coba cabut Perda ini tapi bidang garapan pasar ini kita akan masukan ke dalam bidang bisnis Perumda Manuntung Sukses, kebetulan ada sembilan bidang bisnis diantaranya pasar. Maka lebih baik memilih matikan cabut Perda pasar kemudian dimasukkan dalam penguatan bisnis dari Perumda tersebut,” jelasnya.

Seperti diketahui, pencabutan ini masuk dalam 18 Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2023 terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Perda nomor 4 tahun 2018 tentang Perumda Manuntung Sukses Kota Balikpapan dengan status penyempurnaan.

“Tujuannya dari penggabungan ini supaya efektif dan konsen bisnisnya, saat ini kita siapkan naskah akademisnya di Juni 2023,” tandasnya

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

50 − 40 =

Back to top button
×