Balikpapan, Pamungkasnews.id – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Hj. Kasmah, S.Sos., kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat melalui kegiatan Serap Aspirasi (Reses) Masa Sidang III Tahun 2025/2026 yang digelar di Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Jumat (3/7/2026).
Fokus utama yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah percepatan pembangunan jaringan pipa induk PDAM serta penanganan pohon yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Kegiatan reses berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri perwakilan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), perwakilan Kecamatan Balikpapan Utara, para Ketua RT di lingkungan Graha Indah, tokoh masyarakat, serta warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi kebutuhan mendesak di lingkungan mereka.
Sebagai agenda konstitusional anggota legislatif di luar masa persidangan, reses menjadi sarana strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, mendengar kondisi riil di lapangan, sekaligus menghimpun usulan pembangunan yang akan diperjuangkan dalam pembahasan program pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Hj. Kasmah menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat merupakan amanah yang harus dikawal hingga menghasilkan solusi nyata melalui koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) maupun instansi terkait.
“Reses bukan hanya menjadi forum mendengar keluhan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memastikan setiap persoalan memperoleh perhatian dan tindak lanjut yang konkret,” tegas Hj. Kasmah.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah terkait pemasangan pipa induk PDAM yang telah lama diajukan. Hingga saat ini, proses tersebut belum dapat direalisasikan karena Rencana Anggaran Biaya (RAB) belum diterbitkan, sehingga masyarakat belum mengetahui besaran biaya pemasangan pipa induk sebagai syarat sebelum melakukan Sambungan Rumah (SR) PDAM.
Kondisi tersebut dinilai menghambat warga untuk memperoleh akses air bersih yang layak, padahal kebutuhan pelayanan air minum menjadi salah satu layanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Warga berharap pemerintah daerah bersama PTMB dapat mempercepat proses administrasi maupun teknis agar pembangunan jaringan distribusi air bersih segera terealisasi.
Selain persoalan air bersih, warga RT 67 juga mengusulkan pemotongan pohon yang berada di sisi musala lingkungan. Pohon tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan jamaah karena kondisinya cukup mengkhawatirkan, terutama saat cuaca ekstrem dan angin kencang.
Permohonan tersebut disampaikan agar pemerintah segera melakukan penanganan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Menanggapi seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, Hj. Kasmah memastikan seluruh usulan akan menjadi prioritas perjuangannya di DPRD Kota Balikpapan.
Ia menegaskan akan mengoordinasikan seluruh persoalan tersebut dengan dinas maupun instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami tampung dan kami perjuangkan. Kami akan berkomunikasi dengan dinas terkait agar setiap kebutuhan yang menjadi prioritas warga dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga lahir dari sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam menyampaikan serta mengawal berbagai kebutuhan di lapangan.
Melalui kegiatan reses ini, Hj. Kasmah kembali menegaskan bahwa kehadiran anggota legislatif harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menjadi jembatan antara warga dan pemerintah.
Sekaligus memastikan setiap aspirasi berkembang menjadi kebijakan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Balikpapan.
“Semua Aspirasi akan kami perjuangkan agar dapar terealisasikan” tandasnya.
Reporter : Agus













