Ekonomi

Ditengah Lonjakan Harga Minyak Goreng, Apical Group Bekerja Sama Dengan Kementerian Perdagangan Lanjutkan Operasi Pasar

Samarinda, Pamungkasnews.id – Melonjaknya harga Minyak Goreng yang sangat drastis di Indonesia, terkusus di Kalimantan Timur (Kaltim), dipicu naiknya harga CPO internasional yang cukup tinggi.

Hal ini dapat dilihat harga minyak goreng per 3 Januari 2022, harga minyak goreng curah telah mencapai Rp17.900 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana mencapai Rp18.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium Rp20.300 per liter.

Guna mengatasi lonjakan harga minyak goreng yang sangat tinggi dipasaran, Apical Group bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kembali menggelar operasi pasar minyak goreng di beberapa kota di Provinsi Kaltim.

Operasi pasar minyak goreng ini sebelumnya digelar di kota Balikpapan, kini Apical kembali menggelar kegiatan serupa di kota Samarinda.

Operasi pasar ini digelar untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan harga minyak goreng yang lebih terjangkau terutama dikalangan keluarga yang tidak mampu.

Rangkaian Operasi pasar minyak goreng jilid dua di kota Samarinda ini,  akan langsung digelar di 10 Kecamatan dengan harga jual Rp 14.000 per liter. Harga tersebut sesuai dengan intruksi Menteri Perdagangan dan Industri.

Kegiatan Operasi Pasar minyak goreng ini, dilakukan Apical Group bukan hanya di Kaltim, namun kegiatan serupa juga dilakukan dipulau Jawa dan Sumatera sejak akhir Desember lalu.

Saat ditemui Awak media seusai menghadiri Pembukaan Operasi Pasar Minyak Goreng di Samarinda, Head of SSL APICAL Balikpapan, M Jaya Budiarsa mengatakan awal kegiatan Operasi pasar minyak goreng murah ini, adalah Corporate Social Responsibility (“CSR”) dari PT KRN yang tergabung dalam Apical Group terhadap lingkungan terdekat.

“Awalnya adalah CSR dari PT KRN, guna membantu masyarakat dalam mendapatkan minyak goreng murah yang ada di sekitar operasional perusahaan, khusunya Kota Balikpapan dan Pemerintahan Provinsi di Samarinda”kata Budiarsa, Kamis 20/01/2022) di halaman kantor Dinas Perdagangan Kota Samarinda.

Setelah ada keputusan dari pemerintah terkait harga minyak goreng subsidi dengan harga 14.000 per liternya, Budiarsa menjelaskan maka sesuai dengan komitmen kami denga pemerintahan Provinsi, Apical akan menyediakan 80.000 liter minyak goreng murah untuk lingkungan Prov Kaltim.

“Mudah mudahan dengan kegiatan ini dapat menstabilkan harga minyak goreng yang saat ini melambung tinggi”ujarnya.

Budiarsa juga menuturkan bahwa peran dari Apical Group, sebagai produsen minyak nabati, untuk dapat meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan minyak goreng murah ditengah lonjakan harga minyak goreng yang cukup tinggi.

“Peran kami sebagai produsen minyak nabati adalah untuk dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat setelah secara resmi pemerintah menetapkan kebjakan satuan harga dari minyak goreng tersebut”ujarnya.

“Dan ini merupakan salah satu program yang kami banggakan, karena dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat serta dapat sedikit meringankan  masyarakat dalam mendapatkan minyak goreng.”tambahnya.

“Kegiatan ini juga tidak hanya upaya dukungan untuk Pemerintah, tapi juga kita dapat melihat secara langsung dan menyentuh kehidupan masyarakat yang membutuhkan komoditas ini melalui operasi pasar minyak goreng”pungkasnya.

Sementara itu Humas Departement  SSL (Sosial Security and License) PT Kutai Refinery Nusantara (KRN) Balikpapan Ade Jasman mengatakan, bahwa harga minyak goreng sebesar 14.000 merupakan harga yang sudah di intruksikan oleh pemerintah.

“Harga 14.000 merupakan harga keputusan pemerintah,, hal ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga minyak goreng dipasaran, karena saat ini harga minyak goreng mengalami kenaikan”kata Ade.

Ade juga menjelaskan mekanisme pendistribusian minyak goreng yang dilakukan di kota Samarinda sedikit berbeda yang dilakukan di kota Balikpapan, dimana pihak Apical mengirim minyak goreng hanya sampai distributor yang ada di kota Samarinda.

“Di kota Samarinda sendiri ada 10 kecamatan yang sudah di koordinasikan oleh Dinas Perdagangan kota Samarinda, nantinya masing-masing kecamatan akan mengambil minyak goreng ke distributor, kemudian disalurkan kepada warga”tuturnya

“Semoga dengan adanya operasi pasar ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng dengan harga terjangkau”pungkasnya.

Dalam kegiatan operasi pasar minyak goreng ini dihadiri unsur pimpinan Provinsi dan Forkopimda kota Samarinda, pihak Apical Group serta masyarakat kota samarinda.

Perlu diketahui  Apical Group membuka operasi pasarnya di Kalimantan Timur dengan menjual minyak goreng merek Camar yang dimulai dari Kota Balikpapan, Samarinda dan berlanjut hingga Kutai Kartanegara.

Reporter : Ags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

5 + 5 =

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?