Muhammad Adam Beri Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Kepada Ojol Kota Balikpapan

- Jurnalis

Minggu, 18 Desember 2022 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMUNGKASNEWS.ID, BALIKPAPAN- Untuk memperkuat wawasan kebangsaan empat pilar kepada masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Kota Balikpapan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim Ir H Muhammad Adam, M.T menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika wilayah Kota Balikpapan, dengan menyasar kepada Ojek Online (Ojol) Kota Balikpapan.

Kegiatan berlangsung di kediamannya Jalan Perum Wika Cluster Ebony Nomor EB05, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Sabtu (17/12/2022) sore.

Adam sapaan karibnya mengatakan materi sosialisasi kebangsaan disampaikan kepada Ojek Online, karena menurutnya Ojol target yang cocok dalam menyebarluaskan wawasan kebangsaan.Termasuk dapat mengaplikasikan wawasan kebangsaan di kehidupan sehari-hari.

“Mungkin sebagian besar kawan-kawan Ojol masih menjalankan makna perluasan kebangsaan terutama konsep empat pilar,” ujarnya.

Tentu dalam menjalankan profesi masing-masing, Ojol dengan penuh rasa tanggungjawab mengantar dan menjemput orderan itu dengan penuh kejujuran, sikap yang sopan santun ketika membawa penumpang. “Itu semua bagian dari aplikasi makna, bagaimana memaknai butir-butir dari nilai-nilai Pancasila dari sisi bagaimana pemaknaan pancasila untuk kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Selain itu juga, politisi Hanura ini juga menyinggung wawasan kebangsaan UUD 1945 serta amandemennya sebanyak empat kali termasuk wacana-wacana yang berkembang.

Ada empat poin penting dalam perubahan UUD 1945 diantaranya pemilihan presiden yakni presiden dan wakil presiden yang sebelum dipilih DPR berubah menjadi pemilihan dipilih secara langsung oleh Rakyat.

“Ditangan kitalah bisa menentukan nasib perjalanan bangsa ini dalam rangka memilih presiden. Ditangan kita menentukan seperti apa pembangunan lima tahun di Kaltim, khususnya di Balikpapan. Semoga kita tepat dalam memberikan pilihannya. Itu yang dimaksud kedaulatan ditangan rakyat,” jelasnya.

Kemudian, pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden yang sebelumnya dapat dilakukan tidak ada batas tetapi saat ini batas maksimal hanya dua periode. “Semua berharap keadaan ini berjalan sesuai dengan keadaan yang normatif,” ungkapnya.

Ketiga, penghapusan Dewan Pertimbangan Agung yang saat ini diganti menjadi Wantimpres. Kemudian, pembentukan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang setiap provinsi di wakili empat orang. “Ini poin penting yang bapak ibu harus ketahui,” tuturnya.

Begitu juga, hal yang sangat berbahaya kalau ada wacana keinginan untuk merubah Pancasila menjadi tri sila atau eka sila, maka Ojol menjadi bagian terdepan untuk menentang. “Itu berbahaya. Tentu kita tidak akan mentolerir dan mayoritas masyarakat Indonesia akan menolak hal-hal seperti itu,” terangnya.

Tentu yang sudah berjalan secara normatif dapat dipertahankan dan tidak boleh mencoba hal-hal yang belum terbukti.

Selain itu juga, Bhinneka Tunggal Ika yang tetap terus dijaga. Meskipun berbeda-beda suku budaya, agama, ras tapi tetap bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Itulah makna dari Bhineka Tunggal Ika,” sebutnya.

Reporter : NKE

Berita Terkait

Harga Dexlite Naik, Kuota BBM Subsidi Dipangkas: DPRD Kaltim Waspadai Tekanan Ganda Transportasi dan Harga Kebutuhan
Komisi III DPRD Kaltim Kawal Percepatan Bandara Paser & Status Internasional Bandara Berau
Rakorda Pencegahan Karthula, Abdulloh Wakili DPRD Kaltim, Bersinergi Antisipasi Dampak El Nino Secara Matang
Komisi III DPRD Kaltim Desak Gedung Pandurata RSUD AWS Samarinda Segera Beroperasi, Pastikan Layanan Kesehatan Masyarakat Tak Lagi Tertunda
DPRD Kaltim Tegaskan Hujan Debu Balikpapan Bukan Persoalan Sepele
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Apresiasi Peresmian Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower, Tonggak Baru Layanan Kesehatan Modern di Benua Etam
Tragedi Lubang Bekas Tambang Kembali Memakan Korban, DPRD Kaltim Desak Sanksi Lebih Keras dan Reformasi Total Pengawasan
DPRD Kaltim Gelar Rapat Paripurna ke-9, Fokus Penguatan LKPJ Gubernur dan Optimalisasi Pengelolaan CSR
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 22:32 WIB

Harga Dexlite Naik, Kuota BBM Subsidi Dipangkas: DPRD Kaltim Waspadai Tekanan Ganda Transportasi dan Harga Kebutuhan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Komisi III DPRD Kaltim Kawal Percepatan Bandara Paser & Status Internasional Bandara Berau

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Rakorda Pencegahan Karthula, Abdulloh Wakili DPRD Kaltim, Bersinergi Antisipasi Dampak El Nino Secara Matang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:05 WIB

Komisi III DPRD Kaltim Desak Gedung Pandurata RSUD AWS Samarinda Segera Beroperasi, Pastikan Layanan Kesehatan Masyarakat Tak Lagi Tertunda

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:51 WIB

DPRD Kaltim Tegaskan Hujan Debu Balikpapan Bukan Persoalan Sepele

Berita Terbaru