Hujan Deras dan Angin Kencang, Rangka Bangunan Roboh di Balikpapan Barat Tewaskan Pedagang

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamungkasnews.id, BALIKPAPAN – Satu unit rangka bangunan rumah di kawasan Jalan 21 Januari, Balikpapan Barat, ambruk saat hujan deras disertai angin kencang, Minggu (8/2/2026) sore. Insiden tragis ini menyebabkan seorang pedagang meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertimpa material kayu berukuran besar.

Peristiwa terjadi di Gang Telaga Mas, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat. Rangka bangunan yang masih berupa tiang-tiang kayu besar roboh secara tiba-tiba ketika angin kencang datang mendadak.

Korban diketahui bukan warga setempat dan berada di lokasi tersebut untuk berlindung dari hujan. Namun nahas, bangunan yang belum permanen itu runtuh dan langsung menimpa tubuh korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

Salah satu saksi mata sekaligus warga Jalan 21 Januari, Soni Simon mengatakan hujan deras turun lebih dulu sebelum angin kencang menerjang kawasan tersebut.

“Anginnya tiba-tiba kencang. Tidak lama, rangka itu langsung roboh,” ujar Soni sapaan akrabnya

Di lokasi yang sama, Komandan Pos Angkatan Laut Kampung Baru, Kapten Laut (P) Komarudin, menyebut pihaknya menerima laporan tak lama setelah kejadian berlangsung. Personel langsung bergerak untuk melakukan penanganan awal.

“Korban bukan penghuni maupun pekerja,” ungkap Komarudin.

Ia menjelaskan, rangka bangunan yang ambruk merupakan bangunan belum selesai dan digunakan sebagai gudang sementara. Area tersebut juga kerap dimanfaatkan warga untuk berteduh saat hujan karena ruangnya terbuka dan cukup luas.

Proses evakuasi melibatkan personel Lanal Balikpapan, tim SAR gabungan, serta Basarnas. Petugas mengalami kesulitan karena korban tertimpa material kayu berukuran besar.

“Evakuasinya cukup berat karena material kayunya besar. Kami harus menggunakan gergaji mesin untuk memotong rangka yang menimpa korban,” jelas Komarudin.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami langsung berkoordinasi dengan tim terkait dan korban diserahkan untuk proses selanjutnya,” tutupnya.

Reporter : Ags

Berita Terkait

Hasil Keringat 10 Tahun Lenyap, Rumah Milik Pedagang Coto Dilelang dan Dikosongkan Paksa Tanpa Putusan Pengadilan.
Gelombang Pasang Terjang Balikpapan, Empat Rumah Roboh, Bayi Sempat Tercebur dan Selamat
4.075 Warga Siap Demo 21 April, Aliansi Kaltim Sasar DPRD dan Kantor Gubernur, Soroti Dinasti Politik
Gerak Cepat Kodam VI/Mulawarman Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan, Pilot Ditemukan Meninggal
Pembunuhan Sadis Penjaga Warung di Balikpapan Utara, Simon Sulean Turunkan 8 Pengacara IKAT Kawal Kasus Hingga Tuntas
Mobil Avanza Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Rumah Warga di Balikpapan Barat
Predator Anak di Telagasari Masih Berkeliaran, Empat Bocah Jadi Korban, Warga Desak Polisi Bertindak Cepat
Tragedi Kubangan Wilayah Grand City Balikpapan Utara, Enam Anak Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:12 WIB

Hasil Keringat 10 Tahun Lenyap, Rumah Milik Pedagang Coto Dilelang dan Dikosongkan Paksa Tanpa Putusan Pengadilan.

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:45 WIB

Gelombang Pasang Terjang Balikpapan, Empat Rumah Roboh, Bayi Sempat Tercebur dan Selamat

Senin, 13 April 2026 - 15:48 WIB

4.075 Warga Siap Demo 21 April, Aliansi Kaltim Sasar DPRD dan Kantor Gubernur, Soroti Dinasti Politik

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:09 WIB

Gerak Cepat Kodam VI/Mulawarman Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan, Pilot Ditemukan Meninggal

Senin, 9 Februari 2026 - 15:06 WIB

Pembunuhan Sadis Penjaga Warung di Balikpapan Utara, Simon Sulean Turunkan 8 Pengacara IKAT Kawal Kasus Hingga Tuntas

Berita Terbaru