Gelombang Pasang Terjang Balikpapan, Empat Rumah Roboh, Bayi Sempat Tercebur dan Selamat

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamungkasnews.id | BALIKPAPAN – Gelombang pasang yang menerjang kawasan pesisir Kota Balikpapan mengakibatkan empat rumah kayu di Jalan Jenderal Sudirman Gang PDI RT 09 roboh pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.30 Wita.

Peristiwa tersebut berdampak pada sedikitnya 17 warga dan nyaris merenggut keselamatan seorang bayi yang sempat tercebur ke air sebelum berhasil diselamatkan orang tuanya.

Insiden yang terjadi menjelang waktu Subuh itu memicu kepanikan warga. Selain menyebabkan kerusakan berat pada bangunan, para korban juga kehilangan harta benda dan dokumen penting akibat rumah ambruk secara tiba-tiba.

Salah seorang korban, Misnan (57), mengaku telah merasakan firasat tidak biasa sebelum musibah terjadi. Rumah yang ditempatinya bersama 10 anggota keluarga dari tiga kepala keluarga itu roboh tanpa tanda-tanda sebelumnya.

“Awalnya malam itu biasa saja. Cuma perasaan saya tidak enak, jadi saya sempat bilang ke anak-anak,” ungkap Misnan saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, saat hendak mengeluarkan sepeda motor untuk bersiap menunaikan Salat Subuh, bangunan rumah langsung runtuh.

“Biasanya kalau rumah mau ambruk itu miring dulu. Ini tidak, langsung ‘brekk’. Saya langsung pegang anak saya dan selamatkan cucu saya,” tuturnya.

Seluruh isi rumah, termasuk dokumen penting seperti sertifikat tanah, kartu tanda penduduk (KTP), dan barang berharga lainnya, tidak sempat diselamatkan.

Meski kehilangan hampir seluruh harta bendanya, Misnan mengaku bersyukur karena seluruh anggota keluarganya berhasil selamat dari reruntuhan.

Kepala Pelaksana BPBD Balikpapan, Usman Ali, membenarkan laporan kejadian yang diterima dari Babinsa setempat.

Ia menyebut bencana tersebut mengakibatkan empat rumah mengalami kerusakan berat dengan total 17 warga terdampak. Beberapa korban juga mengalami luka-luka.

Salah satu kejadian yang paling mengkhawatirkan adalah ketika seorang bayi sempat tercebur ke air saat rumah roboh.

“Informasi yang kami terima, bayi tersebut sempat tercebur. Namun orang tuanya langsung menyelamatkan dan saat ini sudah mendapatkan penanganan dari Dinas Kesehatan,” jelas Usman.

BPBD memastikan bayi tersebut kini dalam kondisi selamat setelah mendapatkan penanganan medis, begitu pula korban lain yang mengalami luka ringan.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Balikpapan bersama pemerintah kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan langsung menggelar rapat koordinasi guna menentukan penanganan bagi para korban.

Hasil rapat memutuskan pendirian posko darurat selama tiga hari sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gelombang pasang susulan.

“Kesimpulannya akan dibuatkan posko selama tiga hari untuk mengantisipasi kejadian susulan berikutnya,” ujar Usman.

Posko tersebut akan dikoordinasikan oleh Dinas Sosial bersama Dinas Kesehatan untuk melayani kebutuhan dasar seluruh korban terdampak.

Selain itu, BPBD juga mengusulkan pemberian bantuan sosial tidak terencana melalui Pemerintah Kota Balikpapan guna mempercepat proses pemulihan para korban.

Di tengah kondisi sulit, Misnan mengaku telah menerima bantuan awal dari pihak kecamatan. Ia juga mengajukan permohonan tenda darurat yang akan didirikan di depan musala sebagai tempat tinggal sementara bersama keluarganya hingga kondisi kembali aman.

Reporter: Ags

Berita Terkait

Hasil Keringat 10 Tahun Lenyap, Rumah Milik Pedagang Coto Dilelang dan Dikosongkan Paksa Tanpa Putusan Pengadilan.
4.075 Warga Siap Demo 21 April, Aliansi Kaltim Sasar DPRD dan Kantor Gubernur, Soroti Dinasti Politik
Gerak Cepat Kodam VI/Mulawarman Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan, Pilot Ditemukan Meninggal
Pembunuhan Sadis Penjaga Warung di Balikpapan Utara, Simon Sulean Turunkan 8 Pengacara IKAT Kawal Kasus Hingga Tuntas
Hujan Deras dan Angin Kencang, Rangka Bangunan Roboh di Balikpapan Barat Tewaskan Pedagang
Mobil Avanza Hilang Kendali, Tabrak Pagar dan Rumah Warga di Balikpapan Barat
Predator Anak di Telagasari Masih Berkeliaran, Empat Bocah Jadi Korban, Warga Desak Polisi Bertindak Cepat
Tragedi Kubangan Wilayah Grand City Balikpapan Utara, Enam Anak Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:12 WIB

Hasil Keringat 10 Tahun Lenyap, Rumah Milik Pedagang Coto Dilelang dan Dikosongkan Paksa Tanpa Putusan Pengadilan.

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:45 WIB

Gelombang Pasang Terjang Balikpapan, Empat Rumah Roboh, Bayi Sempat Tercebur dan Selamat

Senin, 13 April 2026 - 15:48 WIB

4.075 Warga Siap Demo 21 April, Aliansi Kaltim Sasar DPRD dan Kantor Gubernur, Soroti Dinasti Politik

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:09 WIB

Gerak Cepat Kodam VI/Mulawarman Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan, Pilot Ditemukan Meninggal

Senin, 9 Februari 2026 - 15:06 WIB

Pembunuhan Sadis Penjaga Warung di Balikpapan Utara, Simon Sulean Turunkan 8 Pengacara IKAT Kawal Kasus Hingga Tuntas

Berita Terbaru