Peristiwa

Si Jago Merah Kembali Berkobar di Kawasan Padat Penduduk Dan Pertokoan Pandan Sari, Balikpapan Barat

PAMUNGKASNEWS.ID, BALIKPAPAN – Peristiwa Kebakaran kembali terjadi di kota Balikpapan. Kali ini insiden hebat melanda dikawasan padat penduduk dan pertokoan di Jalan Pandansari, Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat Rabu (7/9/2022) siang sekira pukul 14.40 Wita.

Belum diketahui penyebab insiden kebakaran tersebut terjadi, saat ini petugas gabungan pemadam kebakaran Balikpapan terus melakukan pemadaman di lokasi kebakaran. Dari pantauan media ini kebakaran yang terjadi di Pandan Sari berada di dua RT, yakni RT 18 dan RT 20.

Seperti yang dikatakan Camat Balikpapan Barat Muhammad Arif Fadhilah saat ditemui awak media,. Dirinya mencatat kebakaran tersebut berada di dua RT yakni RT 18 dan RT 20 Kelurahan Marga Sari, Balikpapan Barat.

“Ya…kejadian kebakaran tersebut sekitra pukul 14:40, bermula rumah terbakar di RT 18 kemudian membesar arah ke RT 20 dan ke arah jalan raya,”timpalnya.

Saat ini pihak terkait sedang melakukan pendataan warga yang pemukimannya terbakar.

“Yang terbakar dan terdampak kami akan melakukan pendataan, untuk posko masih dilakukan koordinasi kemungkinan sekitar sini bisa didirikan posko,”katanya.

Dia menyebutkan bahwa kawasan Jalan Panda Sari tersebut menjadi kawanan perekonomian masyarakat Balikpapan Barat. Di mana sepanjang jalan tersebut berderet ruko untuk berbagai jenis usaha kebutuhan masyarakat.

“Kalau di depan ruko sedangkan di dalam pemukiman rumah warga.”sebutnya.

Sementara itu Tim pemadam kebakaran dari Badan Penanggunggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan menerjunkan kekuatan penuh di mana masing-masing armada dari UPTD wilayah diterjunkan dilokasi.

“Unit dari BPBD semua turun 18 unit semua relawan turun semua. Kendala petugas, memang akses jalan yang sempit karena masyarakat juga ikut menonton dilokasi kejadian,”ujar Kepala BPBD Balikpapan Silvia Rahmadina saat memimpin personel pemadam kebakaran.

Silvi menerangkan saat ini belum dapat mendata secara pasti jumlah rumah yang terbakar serta jumlah jiwa yang terdampak dalam musibah tersebut.

“Di lokasi memang banyak rumah yang mudahan terbakar, saya belum bisa memastikan berapa jumlah rumah yang terbakar karena belum bisa dihitung yang pasti itu satu blok.”paparnya.

Petugas pemadam harus berjibaku memadamkan api yang sukar padam, hal itu lantaran banyak bahan material yang mudah menyulut api.

“Pemadaman agak lama karena material mudah terbakar dan awet ketika terbakar di sana ada gudang kain, gudang plastik ada bengkel juga jadi agak lama padamannya ada juga pangkalan LPG juga yang terbakar.”bebernya.

Pantauan media ini juga ada seorang petugas BPBD yang harus ditangani tim medis, lantaran kehabisan oksigen. Petugas tersebut pingsan saat melakukan pemadaman. Uap panas beserta asap tebal menjadi penyebab petugas tersebut tidak sadarkan diri.

Lebih dari empat jam petugas melakukan pemadaman di mana api belum kunjung padam. Pantauan media ini sekira pukul 19.30 Wita petugas masih menyemprotkan air ke arah api yang membakar bekas toko sepeda.

Reporter : DED

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

− 1 = 4

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× Ada yang bisa saya bantu?