BALIKPAPAN, PAMUNGKASNEWS.ID – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Syafruddin melaksanakan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan di Jalan Bubutan RT 59, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (22/1/2023).
Dalam sambutannya, Syafruddin mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk mengenalkan empat konsensus. Empat konsensus tersebut yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Inilah pondasi hidup kita berbangsa yang jadi kekuatan memecah belah bangsa dan negara, baik dari luar maupun dalam, ” ucapnya.
Mengingat negara Indonesia secara data tercatat sebagai nomor 4 terbesar di dunia. Maka ia mengajak semua masyarakat Indonesia untuk selalu guyub dan rukun.
Menurutnya, kedamaian yang dinikmati seluruh elemen masyarakat merupakan karya pendiri bangsa yang merumuskan pancasila sebagai ideologi bangsa. ” Rujukan kita berbangsa adalah pancasila, dan yang mengatur tata kelola kehidupan berbangsa dan bernegara UUD 1945 meskipun banyak turunan perundang-undangan, ” ucapnya.
Sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltim mempunyai peran untuk mengingatkan betapa pentingnya kerukunan, toleransi, tenggang rasa, gotong royong, guyub rukun dalam rangka mewujudkan kehidupan yang adil, damai di negara Indonesia ini
“Dan kondisi ini harus terus dipeliharan agar tidak mudah dipecah belah, dan untuk paparannya akan disampaikan Pak Danramil 01 bagaimana agar keutuhan bangsa kita tetap solid,” ujarnya.
Lebih jauh, Danramil 0905-01/Balikpapan Utara-Tengah Mayor Czi Eko Miyanto menerangkan, sosbang ini bertujuan agar para peserta dapat mengaplikasikan wawasan kebangsaan da bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
Wawasan kebangsaan memiliki arti bahwa cara pandang suatu bangsa terhadal diri dan kelompok yang meliputi darat, laut dan udara dalam penyelenggaraan bangsa dan bernegara yang mencakup IPOLEKSOSBUD HANKAM.
“Hal ini untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan komponen bangsa dalam menegakkan kedaulatan serta NKRI,” jelas Eko Miyanto.
Adapun beberapa penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara, antara lain dari generasi muda sebagai penerima tahta kepemimpinan dimasa depan, dan generasi muda sebagai incaran/target pihak yang ingin menggulingkan, menguasai NKRI dengan cara melunturkan nilai-nilai Pancasila dengan narkoba, minum-minuman, budaya asing yang tidak sesuai adat istiadat serta pergaulan bebas.
“Maka itu perlu penerapan wawasan nusantara dalam kehidupan masyarakat dengan mendukung persatuan dan kesatuan, berpikir dan berpandangan yang luas, memiliki rasa bela negara, berdisiplin dalam bermasyarakat, memanfaatkan ilmu teknologi untuk kepentingan umat, memelihara demokrasi, menciptakan kerukunan umat beragama, menjunjung tinggi hukum dan pemerintah, serta mengembangkan masyarakat lebih maju,” terangnya.
Sementara Ketua RT 59 GSI Sutrisno mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, karena dengan bantuan penerangan lampu jalan itu lingkungan RT 59.
Reporter : TIN










